Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

DPRD Lampung Paripurnakan HUT ke-62 Lampung, Wakil Gubernur Jihan Beberkan Capaian Pembangunan
Lampungpro.co, 01-Apr-2026

Febri 339

Share

Rapat Paripurna HUT Lampung | Lampungpro.co/Dok Kominfo

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): DPRD Lampung bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, menggelar Rapat Paripurna Istimewa Peringatan Hari Jadi atau HUT ke-62 Lampung Tahun 2026 di Ruang Sidang DPRD Lampung, Selasa (31/3/2026).

Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela mengatakan, keberhasilan Lampung yang mencatatkan pencapaian pembangunan signifikan sepanjang 2025 dan siap melanjutkan langkah strategis pada 2026.

Menurutnya, pada usia ke-62 tahun ini, menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi Lampung sebagai provinsi yang maju, berdaya saing, dan berdaulat secara ekonomi.

"62 tahun bukanlah perjalanan yang singkat. Ini adalah rentang waktu yang penuh dengan perjuangan, pengorbanan, dan kerja keras dari para pendahulu kita," kata Jihan Nurlela.

Berbagai perubahan yang berwujud kemajuan telah terjadi di Lampung, di mana capaian pembangunan Lampung pada tahun 2025 menunjukkan tren positif, khususnya di sektor ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. 

Jihan menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Lampung tercatat 5,28 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional sebesar 5,11 persen dan regional Sumatera 4,81 persen.

Selain itu, tingkat kemiskinan untuk pertama kalinya dalam 40 tahun terakhir tembus pada raihan angka satu digit, yakni 9,66 persen pada September 2025, dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga meningkat menjadi 73,98 poin dan berada pada kategori tinggi.

Dari sisi tata kelola pemerintahan, Pemprov Lampung berhasil meraih nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dengan predikat BB (sangat baik). Lampung menjadi satu-satunya dari 38 pemerintah provinsi di Indonesia yang berhasil meraih predikat tersebut.

Sebagai bentuk dukungan terhadap program nasional, Lampung telah merealisasikan berbagai program, seperti sekolah rakyat yang telah beroperasi serta pengembangan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang kini mencapai 1.081 dapur. 

"Ini menjadikan Lampung termasuk dalam 10 provinsi dengan realisasi tertinggi. Program tersebut, menjangkau 2,8 juta penerima manfaat dengan potensi perputaran ekonomi mencapai Rp12,1 triliun pertahun," ujar Jihan Nurlela.

Sementara di bidang infrastruktur, pada tahun 2025 telah dilakukan perbaikan 52 ruas jalan provinsi sepanjang 66,2 kilometer serta 21 jembatan sepanjang 251 meter. Hasilnya, capaian jalan mantap meningkat dari 78,81 persen menjadi 79,79 persen.

Pada tahun 2026 ini, Pemprov Lampung juga akan memperbaiki sejumlah ruas jalan strategis serta membangun jembatan penghubung antarwilayah.

Pemprov Lampung ingin pembangunan infrastruktur jalan tetap menjadi prioritas untuk mendukung kehidupan sosial masyarakat dan kemajuan ekonomi daerah.

Di sektor pendidikan, Pemprov Lampung menghapus uang komite bagi siswa SMA/SMK, menargetkan angka putus sekolah nol persen, serta membebaskan ribuan ijazah yang belum diterima siswa.


Ketua DPRD Lampung, Ahmad Giri Akbar mengatakan, perjalanan 62 tahun Lampung merupakan hasil perjuangan panjang para pendahulu yang harus terus dilanjutkan.

"Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha, menjadi kunci untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat serta mewujudkan Lampung yang lebih maju," kata Ahmad Giri Akbar.

Menurutnya, Lampung telah berkembang dari daerah dengan berbagai keterbatasan menjadi provinsi yang semakin maju, dengan sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi, didukung pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Rapat paripurna ini juga dihadiri Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, unsur Forkopimda, kepala daerah kabupaten/kota, akademisi, tokoh adat, hingga perwakilan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Jihan Nurlela menegaskan, peringatan HUT ke-62 menjadi momentum memperkuat arah pembangunan daerah menuju provinsi yang maju, berdaya saing, dan berdaulat secara ekonomi.

Dalam rapat paripurna, turut dilakukan penyerahan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) desain Menara Siger dari Anshori Djausal kepada Pemerintah Provinsi Lampung.

Selain itu, diserahkan pula 12 sertifikat Warisan Budaya Tak Benda dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia kepada lima kabupaten di Lampung. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved