Andi menghitung ulang semuanya. Ia berhenti ketika melihat hasilnya.
“Bi, kalau ditambah kebutuhan mendadak, pengeluaran kita bisa mencapai lima juta sebulan.”
Febi menunduk.
“Sedangkan gajimu hanya Rp3,3 juta.”
“Berarti setiap bulan kita kekurangan Rp1,7 juta.”
Hening.
Di luar rumah, malam berjalan seperti biasa. Namun, di ruang kecil itu, angka Rp1.700.000 terasa seperti tembok tinggi yang harus mereka panjat setiap bulan, tanpa tahu apakah mereka akan berhasil sampai ke seberangnya.
Febi mencoba tersenyum, meski matanya mulai berkaca-kaca.
“Tapi, Mas, bersyukurlah kita tidak punya utang atau kredit. Setidaknya kita tidak dikejar cicilan setiap bulan. Bayangkan kalau masih harus membayar angsuran motor atau pinjaman bank.”
Andi mengangguk pelan.
Berikan Komentar
Ketika Seorang Ayah Bekerja Sebulan Penuh, tetapi Tetap Tak...
257
Lampung Selatan
890
Polinela
1073
256
25-Oct-2026
258
25-Oct-2026
433
25-Oct-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia