BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mencium adanya praktek oligopoli tata niaga singkong atau ubikayu di Provinsi Lampung. Praktek itu dituding sebagai salah satu penyebab harga singkong anjlok dan tak stabil.
Berdasarkan catatan Lampungpro.co harga singkong terjun bebas hingga Rp700 per kg dengan potongan 30% di berbagai sentra produksi seperti Lampung Tengah, Lampung Utara, Lampung Timur, Tulangbawang Barat, dan Tulangbawang, Way Kanan, Pesawaran, Lampung Selatan, dan Mesuji. Anjloknya harga ini juga membuat produksi dan luasan panen singkong turun drastis dalam kurun waktu lima tahun terakhir dari semula 8 juta ton (2014) menjadi 4 juta ton (2019).
Menyikapi kondisi itu, dalam enam bulan terakhir KPPU Kanwil II Sumatera mempelajari dugaan praktek oligopoli tersebut. Pasalnya, praktek ini termasuk yang dilarang UU Nomor 5 Tahun tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. "Memang bentuk pasarnya mengarah ke oligopoli," kata Kepala Kanwil II Sumatera, Wahyu Bekti, kepada Lampungpro.co, Rabu (25/2/2021).
Saat ini, KPPU tengah mengumpulkan bukti dan mengundang beberapa narasumber untuk memperkuat dugaan itu agar bisa dinaikkan statusnya ke penyidikan. Pada Rabu (25/2/2021), KPPU mengundang dua narasumber yakni Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Daerah Pemilihan Lampung Tengah, I Made Suarjaya dan Wakil Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Lampung, Amiruddin Sormin.
Di hadapan Kepala Bidang Kajian dan Advokasi Kanwil II KPPU, Septiana Winarpritanti yang didampingi tiga staf Bidang Kajian dan Advokasi Kanwil II KPPU Ganefo Valwigo Agus, Tesa Ayudia, dan Darwanto, kedua narasumber itu menyampaikan berbagai praktek bisnis tak sehat di budidaya ubikayu ini. "Selama masa reses ini, masalah terbanyak yang disampaikan ke kami adalah anjloknya harga singkong. Hampir setiap hari petani mengadu ke kami bagaimana mengatasi masalah ini," kata I Made Suarjaya.
BACA SEBELUMNYA: Harga Singkong Anjlok, Luas Panen dan Produksi Turun Drastis, Petani Lampung Beralih Tanam Jagung
Atas hasil reses itu, dia telah menyampaikan ke Fraksi Partai Gerindra yang berkekuatan 11 anggota di DPRD Provinsi Lampung untuk membentuk Panitia Khusus (Pansus) Harga Singkong. "Harus ada tekanan politik agar masalah ini ada jalan keluar. Sudah banyak bukti, berbagai upaya pemerintah daerah mengatasi masalah ini kurang efektif," kata Made Suarjaya.
Di sisi lain, Amiruddin Sormin mengatakan harus dirumuskan tata niaga singkong dan tak bisa diserahkan sepenuhnya ke mekanisme pasar. Selain itu, masalah tata niaga singkong ini tak bisa diselesaikan hanya di lingkup Lampung. "Masalah ini harus dibawa ke nasional. Salah satu pintu masuknya adalah KPPU," kata dia.
Pada kesempatan itu, Septiana menyebutkan pihaknya masih mengumpulkan berbagai data terkait dugaan praktek oligopoli. "Kami terbuka dengan segala masukan dan informasi. Silakan sampaikan datanya secara tertulis," kata Septiana. (PRO1)
Larangan Praktek Oligopoli Sesuai Pasal 4 UU 5/1999
1. Pelaku usaha dilarang membuat perjanjian dengan pelaku usaha lain untuk secara bersama-sama melakukan penguasaan produksi dan atau pemasaran barang dan atau jasa yang dapat mengakibatkan terjadinya praktek monopoli dan atau persaingan usaha tidak sehat.
2. Pelaku usaha patut diduga atau dianggap secara bersama-sama melakukan penguasaan produksi dan atau pemasaran barang dan atau jasa, sebagaimana dimaksud ayat (1). Apabila dua atau tiga pelaku usaha atau kelompok pelaku usaha menguasai lebih dari 75% pangsa pasar satu jenis barang atau jasa tertentu.
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
16317
EKBIS
8952
Bandar Lampung
6285
212
04-Apr-2025
215
04-Apr-2025
190
04-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia