Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Inovasi PHC dari Gubernur Lampung Buktikan Hasil, Saatnya Petani Lampung Beralih ke Pupuk Hayati Cair
Lampungpro.co, 19-Apr-2026

Febri 263

Share

Monev Kegiatan PHC Pertanian Lampung | Ist/Lampungpro.co

Ini menjadi bukti, pendekatan organik bukan sekadar tren, tapi kebutuhan jangka panjang bagi pertanian yang berkelanjutan.
Lebih jauh, PHC menjadi bagian dari strategi besar membangun kemandirian desa.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menargetkan pada tahun 2027 mendatang, 2.651 desa mampu memproduksi dan menggunakan pupuk organik cair secara mandiri. Target ini disusun bertahap, dari 500 desa pada 2025, meningkat menjadi 1.500 desa di 2026, hingga menjangkau seluruh desa di 2027.

Jika target ini tercapai, maka dampaknya tidak hanya pada peningkatan produksi, tetapi juga efisiensi biaya dan stabilitas harga. Petani tidak lagi sepenuhnya bergantung pada pasokan pupuk dari luar.

Lalu desa juga memiliki cadangan sendiri, yang menjadi sebuah langkah strategis yang selama ini jarang disentuh kebijakan daerah. Dalam konteks ekonomi, PHC juga membuka ruang baru.

Petani tidak hanya sebagai pengguna, tetapi juga produsen input pertanian, dan erputaran ekonomi terjadi di desa, yang tentunya dapat memperkuat daya tahan ekonomi lokal.

Namun demikian, tantangan tetap ada, di mana pendampingan teknis, konsistensi penggunaan, serta perubahan pola pikir petani menjadi kunci keberhasilan.

Peralihan dari pupuk kimia ke organik tidak bisa terjadi secara instan, sehingga dibutuhkan edukasi berkelanjutan dan bukti nyata, yang kini mulai terlihat.

1 2 3

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved