Inilah sisi gelap era digital yang mulai mengancam generasi muda.
Hari ini, media sosial bukan hanya tempat hiburan. Ia juga menjadi ruang perburuan baru bagi pelaku kejahatan. Pelaku tidak lagi harus turun ke jalan mencari korban. Mereka cukup membuat akun palsu, berpura-pura menjadi teman, menawarkan pekerjaan, mengiming-imingi uang, iPhone, motor, hingga gaya hidup glamor.
Yang paling berbahaya, banyak remaja belum memiliki kemampuan menyaring informasi digital. Mereka mudah percaya pada orang asing di internet. Mudah tergoda dengan kalimat:
“Kerja gampang, gaji besar.”
“Tidak perlu ijazah.”
“Berangkat gratis.”
“Seminggu bisa jutaan.”
Padahal dalam logika sederhana saja, pekerjaan dengan gaji tinggi hampir tidak mungkin diberikan tanpa kemampuan, pengalaman, atau proses resmi.
Karena itu, pendidikan literasi digital harus mulai dianggap sebagai kebutuhan mendesak. Sekolah, orang tua, pemerintah daerah, hingga aparat harus turun langsung memberikan edukasi kepada anak-anak tentang bahaya TPPO dan penipuan digital. (Opini/EdAI)
Pimpinan media group Lampungpro
Berikan Komentar
Bandar Lampung
628
Kominfo Lampung
729
DPRDPROV
689
Pendidikan
746
Kominfo Lampung
1131
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia