Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Ketua HKTI Lampung Mirza: Kita Ingin Harga Pangan Stabil dan Produktivitas Pertanian Naik
Lampungpro.co, 28-Jul-2020

Heflan Rekanza 974

Share

Ketua Umum HKTI Provinsi Lampung Rahmat Mirzani Djausal saat ngobrol santai di Lampungpro Pod Cafe| FEBRI/Lampungpro.co

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Sebagai komponen bagian lembaga pertanian, Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Lampung menginginkan harga-harga pangan stabil dan produktivitas pertanian juga bisa naik, sebagai upaya dalam meningkatkan ketahanan pangan. Dengan naiknya produktivitas pertanian, diharapkan dapat menurunkan harga pangan.

"Kita ingin harga-harga stabil dan produktivitas pertanian naik. Sebab ketika produktivitas naik, maka kita harapkan harga pangan ini juga akan turun. Kalau terjadi penurunan harga pangan, namun harga produktivitas naik, berarti harga kebutuhan pokok lainnya akan turun," kata Ketua Umum HKTI Provinsi Lampung Rahmat Mirzani Djausal, pada dialog di Lampungpro Podcafe, Selasa (27/7/2020).

Menurutnya hal ini akan membuat masyarakat lebih lega, namun ini juga akan sangat susah jika bahan pangan di Provinsi Lampung saat ini seperti pupuk dan lainnya masih didapat dari luar negeri. HKTI berharap sebagai lumbung pangan, bisa menjadikan Provinsi Lampung berdaulat dan mandiri secara pangan.

"Berdaulat disini artinya padi dan bahan pangan lainnya dari kita, tidak terpengaruh dengan ekosistem luar. Artinya semua bisa dibuat sendiri oleh petani di Lampung mulai dari bibit, pupuk, dan sebagainya. Impian kami ingin membuat pupuk organik cair, semua bahannya ini ada di Lampung dan harganya sangat murah," ujar Rahmat Mirzani Djausal yang juga Anggota DPRD Provinsi Lampung itu.

Kemudian dengan adanya pupuk dan bibit yang bisa diproduksi sendiri dari petani Lampung, produktivitas juga akan meningkat, dan pupuk kimia bisa diturunkan secara perlahan. Jadi nantinya setiap petani kabupaten/kota di Provinsi Lampung bisa produksi sendiri dan dikelola mandiri oleh kelompok tani.(FEBRI/PRO2)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved