Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Melon Panas Bumi: Teknologi PGE Ulubelu yang Ubah Takdir Petani Tanggamus
Lampungpro.co, 31-Jul-2025

Amiruddin Sormin 16488

Share

Proses budidaya melon panas bumi di greenhouse Pekon Muara Dua, Uku Belu Tanggamus.. LAMPUNGPRO.CO/EDIANAYAH

ULUBELU (Lampungpro.co): Kawasan Ulubelu di Kabupaten Tanggamus dikenal sebagai sentra kopi robusta Lampung dengan lanskap pegunungan dan udara sejuk. Di balik uap panas bumi yang menyuplai listrik nasional, hadir kisah menakjubkan tentang pertanian modern yang melawan takdir alam: budidaya melon di dataran tinggi.

Melon umumnya hanya tumbuh optimal di dataran rendah bersuhu hangat. Namun PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Area Ulubelu berhasil menciptakan mikroklimat dalam rumah tanam (greenhouse) melalui pemanfaatan langsung energi panas bumi (direct-use geothermal). Hasilnya, melon kini tumbuh subur di ketinggian lebih dari 1.000 meter.

"Rasa buahnya sama dengan melon dataran rendah, bahkan lebih krenyes-krenyes. Ini bukti pemanfaatan energi panas bumi tak hanya untuk listrik, tapi juga pertanian," ujar Ryan Dwi Gustriandha, Assistant Manager Government & PR PGE Area Ulubelu, kepada Lampungpro.co, Kamis (31/7/2025).

Sistem pemanas dari air panas sisa (brine) menjaga suhu greenhouse tetap stabil antara 25–30 C. Selain brine, PGE juga memanfaatkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk sistem ventilasi dan pencahayaan. Kombinasi teknologi ini mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan menjadikan sistem pertanian lebih efisien dan rendah emisi.

Budidaya melon panas bumi, yang dikelola petani bersama PGE Area Ulubelu. LAMPUNGPRO.CO/EDIANAYAH

Program Melon Geothermal: Transformasi Energi untuk Kesejahteraan Warga

Di tengah tantangan perubahan iklim dan kebutuhan energi bersih, PGE Area Ulubelu melangkah lebih jauh melalui Program Melon Geothermal yang resmi bergulir sepanjang 2025 di Pekon Muara Dua. Program ini dirancang sebagai proyek percontohan pertanian berbasis energi terbarukan, yang menyatukan pemanfaatan brine dan PLTS dalam sistem pertanian modern.

Budidaya melon dilakukan di dalam greenhouse dengan sistem pengendalian suhu, kelembaban, dan pencahayaan yang dikendalikan secara presisi. Brine digunakan untuk pemanasan dan sterilisasi, sementara PLTS menyuplai kebutuhan listrik operasional secara efisien. Inovasi ini tidak hanya menekan emisi karbon, tetapi juga memberi nilai tambah dari energi panas bumi yang sebelumnya hanya digunakan untuk kelistrikan.

1 2 3 4 5

Berikan Komentar

Anonymous


Informasi yang sangat bermanfaat. thanks Unissula Universitas Islam

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved