Melon Panas Bumi: Teknologi PGE Ulubelu yang Ubah Takdir Petani Tanggamus
Lampungpro.co, 31-Jul-2025
Amiruddin Sormin 16486
Share
Proses budidaya melon panas bumi di greenhouse Pekon Muara Dua, Uku Belu Tanggamus.. LAMPUNGPRO.CO/EDIANAYAH
“Dengan panas bumi, melon bisa panen di tempat yang seharusnya tidak mungkin. Ini luar biasa,” ucap Edianayah, petani binaan PGE Ulubelu.
Melalui pendekatan terintegrasi, program ini berhasil meningkatkan produktivitas hingga dua kali lipat dibandingkan metode konvensional. Petani mampu meraup pendapatan hingga Rp100 juta per tahun, sembari melibatkan ibu rumah tangga dan pemuda dalam proses pengemasan dan pemasaran digital.
"Melalui inovasi ini, kami tidak hanya menyediakan energi bersih, tapi juga menciptakan nilai tambah ekonomi yang nyata bagi warga," jelas Hadi Suranto, General Manager PGE Area Ulubelu.
Program ini juga mendorong diversifikasi komoditas pertanian di Ulubelu, yang sebelumnya didominasi kopi dan hortikultura konvensional. Kini, masyarakat mulai menanam anggur, cabai merah, bahkan mengembangkan sistem perikanan terpadu dengan memanfaatkan limbah industri seperti cutting bekas bor dan filler cooling tower.
“Kami ingin menciptakan ekosistem berkelanjutan yang memberdayakan masyarakat lokal dengan teknologi yang kami miliki,” lanjut Hadi.
Dengan hasil positif tersebut, Program Melon Geothermal dinilai sebagai model pemberdayaan yang dapat direplikasi di wilayah lain yang memiliki potensi panas bumi namun belum dimanfaatkan secara sosial ekonomi.
Manajemen PGE Ulubelu saat menikmati melon panas bumi di Pekon Muara Dua. Ulubelu.LAMPUNGPRO.CO/EDIANAYAH