Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Pasar Karetan jadi Destinasi Wisata Baru Wonderful Indonesia
Lampungpro.co, 25-Dec-2017

1311

Share

Wisata Digital, Pasar Karetan, Menpar Arief Yahya, Wonderful Indonesia, GenPI, pariwisata Indonesia

Alma memang tak asal bicara. Dari mulai stand penukaran uang, tempat selfie, gebyok, gazebo berornamen Jawa, sepeda tua, payung warna-warni, langsung menyambut dengan penuh kehangatan.

Setelah menukar uang dengan girik, pengunjung langsung disambut beragam stand makanan tradisional yang sangat banyak. Mau cari apa? Gendar Pecel, Bandeng Cabut Duri, Nasi Jagung, Urap Mangrove, Buntil? Semuanya ada. Dawet Sukun, Klepon, Ketan Kincow, Stik Mangrove, Rujak, Soto Pandanaran, sampai gorengan pun juga tersedia. Dan semuanya dijamin murah. Harganya ada di kisaran Rp 2500 hingga Rp 10.000.

Luar biasa ya. Baru masuk aja sudah ada lebih dari 10 spot foto selfie yang keren. Masuk ke dalam spot selfienya malah ratusan. Akhir tahun kalau ajak keluarga ke sini pasti seru, ujar Asisten Deputi Pengembangan SDM Aparatur Kementerian Pariwisata Riwud Mujirahayu.

Bahkan tak hanya kuliner, di festival tersebut Anda juga bisa sekalian belanja dan bermain dolanan bocah tempo dulu. Selain itu, ada juga permainan trandisional panahan. Semua spotnya dijamin instgramable. Hasil capture-nya, dijamin layak untuk diposting ke dunia maya. Ini makin membangun rasa optimisme. Destinasinya makin ngehits, berkahnya pun bisa mengalir sampai masyarakat, ujarnya.

Ayu, warga Boja yang dipercaya meng-handle Radja Pendapa Camp juga ikut mengamini. Warga sekitar, menurutnya sangat happy dengan Pasar Karetan. Dari mulai karang taruna, pedagang, hingga mobil odong-odong, semua ikut kebagian rezeki.

Pasar Karetan mengajarkan warga sini menjadi masyarakat mandiri. Semua diajarkan mencari uang dengan cara yang elegan. Parkiran saja per bulannya bisa dapat Rp 7-10 juta. Lima sopir odong-odong bisa mendapatkan Rp 2,5 juta. Belum lagi makanan tradisional yang dijajakan. Semuanya selalu habis. Dan uang-uang tadi langsung mengalir ke masyarakat. Dampak ekonominya sangat dahsyat, ujar Ayu.

Staf Khusus Menpar Bidang Komunikasi Don Kardono juga ikutan happy. Dia mengaku makin confidence, makin yakin, bahwa semakin digital semakin personal. Semakin digital semakin global. Semakin digital semakin professional.

1 2 3

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

17125


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved