BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Menanggapi adanya respon dan pertanyaan masyarakat Provinsi Lampung, yang masuk ke dalam hotline Dinas Kesehatan Provinsi Lampung terkait pelaksanaan rapid tes Virus Corona (Covid-19), sampai saat ini Dinas Kesehatan Provinsi Lampung masih mengikuti prosedur tetap (Protap) dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI.
Adapun protap yang diberikan dari Kementrian Kesehatan RI untuk pelaksanaan rapid tes sendiri, saat ini masih diberlakukan kepada mereka yang melaksanakan screening dari pasien-pasien dengan status pasien dalam pengawasan (PDP), tang dirawat di rumah sakit.
"Sampai saat ini, Kemenkes masih memberikan protokol kesehatan kepada kami, yang dilakukan rapid tes merupakan screening pasien-pasien yang berstatus PDP. Dimana mereka yang sedang berada di rumah sakit, itu wajib kita lakukan rapid tes," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana, Kamis (2/4/2020).
Selain itu, rapid tes juga digunakan kepada mereka yang pernah melakukan close kontak, terhadap pasien-pasien yang sudah terkonfirmasi positif. Rapid tes juga digunakan, bagi mereka yang akan dilakukan tracing kepada orang-orang yang pernah kontak dengan pasien positif.
"Untuk sementara, masyarakat banyak yang bertanya di hotline kami. Terkait bagaimana cara mendapatkan rapid tes. Untuk saat ini, karena Lampung belum berwarna merah artinya masih hijau, berharap mudah-mudahan tidak akan berubah warna, jadi belum semua penduduk Lampung bisa dilakukan rapid tes ini," ujar Reihana. (FEBRI/PRO2)
Berikan Komentar
Bandar Lampung
1035
Kominfo Lampung
728
218
08-Apr-2026
172
08-Apr-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia