Ia juga menyoroti masih terbatasnya jumlah Surat Keputusan (SK) Desa Siaga Tuberkulosis di Tanggamus. Pemerintah kabupaten diminta memperbanyak dan mengoptimalkan Desa Siaga sebagai salah satu ujung tombak penanggulangan TBC di tingkat masyarakat.
Saat ini, Tanggamus memiliki 50 kader TBC. Jumlah tersebut dinilai perlu terus diperkuat agar kader dapat membantu penelusuran kasus dan mendukung pelaksanaan program di lingkungan masyarakat.
Untuk mempercepat penemuan kasus, Pemerintah Provinsi Lampung bersama Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) juga tengah mengembangkan situs Peduli Tuberkulosis Lampung sebagai sarana skrining mandiri.
Melalui platform tersebut, masyarakat dapat melakukan pemeriksaan awal untuk mengetahui tingkat risiko TBC. Hasil skrining kemudian menjadi dasar penelusuran kasus yang akan diintegrasikan dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Selain itu, Provinsi Lampung akan menerima tambahan 25 unit X-ray portabel dari pemerintah pusat untuk memperkuat layanan diagnosis TBC.
Jihan meminta pemerintah kabupaten/kota menyiapkan kelengkapan administrasi dan sumber daya manusia agar peralatan tersebut dapat segera dimanfaatkan untuk pelayanan masyarakat.
Sementara itu, Sekda Tanggamus Suaidi mengatakan pemerintah daerah berkomitmen memperkuat upaya penanggulangan TBC melalui sosialisasi, pembentukan Kampung Siaga, pemeriksaan aktif di masyarakat, investigasi kontak, serta koordinasi lintas sektor.
Berikan Komentar
Saya melepas mereka dengan bangga. Sayangnya, kebanggaan tidak otomatis...
615
244
02-Nov-2026
349
02-Nov-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia