Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Perjanjian Breda, Momentum Kejayaan Pulau Banda Sebagai Penghasil Rempah-Rempah
Lampungpro.co, 15-Nov-2017

1065

Share

Perjanjian Breda, Banda Festival, Gubernur Maluku, Said Assagaff, KM Pangrango, Menteri Pariwisata Arief Yahya

Dua pulau itu menjadi kunci dalam Perjanjian Breda sekaligus mengakhiri konflik Inggris dan Belanda.

Dalam kesepakatan itu Inggris menyerahkan Pulau Run kepada Belanda dan sebagai imbalan Inggris mendapat Manhattan.

Traktat Breda menjadi bukti konkret, di masa lalu Indonesia sebagai poros maritim dan pusat perdagangan rempah-rempah, terutama buah Pala di dunia.

Peserta dalam seminar ini mencapai ratusan orang. Sebelum seminar mereka melakukan perjalanan perdana dengan KM Pangrango selama 14 jam dari Ambon menuju Banda Neira.

Para peserta berasal dari Konsulat Jenderal KBRI London, KBRI Den Haag dan KJRI New York dan diplomat serta perwakilan negara sahabat di Jakarta.

Setelah melakukan perjalanan melalui laut, sekitar 350 peserta langsung menuju lokasi seminar mengambil lokasi di Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Hatta-Sjahrir Banda Neira, Sabtu (11/11).

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuti puas dengan terobosan Maluku menjual destinasi Pulau Banda kepada Konsulat Jenderal dan Duta Besar negara sahabat melalui seminar ini.

1 2 3 4

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved