Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Perjanjian Breda, Momentum Kejayaan Pulau Banda Sebagai Penghasil Rempah-Rempah
Lampungpro.co, 15-Nov-2017

1062

Share

Perjanjian Breda, Banda Festival, Gubernur Maluku, Said Assagaff, KM Pangrango, Menteri Pariwisata Arief Yahya

"Ini momentum, Pulau Banda sebagai destinasi wisata populer di dunia selama berabad-abad. Pulau Banda terkenal dengan dengan rempah rempah dan pesona wisata alam dan bahari luar biasa. Ini akan terus kami kembangkan, ujar Menpar Arief yahya

Pesta rakyat Banda dan beragam macam event pariwisata, imbuh Menpar, dapat mendongkrak destinasi wisata di Maluku.

Beragam Atraksi juga sangat menarik, seperti Pesta Teluk Ambon, Pesta Meti Kei, Tour de Moluccas dan Banda Pangel Pulang yang baru saja digelar, termasuk Seminar Internasional dalam Pesta Rakyat Banda ini," ujarnya.

Menteri lulusan ITB Bandung, Surrey University Inggris dan Program Doktoral Unpad Bandung ini mengajak traveller untuk pergi ke Banda Neira. Pesta Rakyat Banda ini telah menjadi pintu untuk kedatangan wisatawan datang ke Banda Neira.

Banda memiliki segudang destinasi wisata bersejarah peninggalan penjajahan Portugis dan Belanda di Nusantara.

Mulai Gunung Api Banda, Benteng Belgica peninggalan bangsa Portugis, spot menyelam terbaik di Lava Flow, Gereja Tua Hollandische Kerk, Rumah Budaya, Istana Mini, lokasi pengasingan Bung Hatta.

Bagi yang sudah datang, Bawa pulang dan cerita untuk keindahan Banda. Yang belum, silahkan eksplore Banda Neira. Even baharinya keren, juga wisata darat. Semua menghibur, dengan alam laut, budaya serta sejarah Pulau Banda sangat menarik, ujar Menteri asli Banyuwangi tersebut. (*)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved