Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Perjanjian Breda, Momentum Kejayaan Pulau Banda Sebagai Penghasil Rempah-Rempah
Lampungpro.co, 15-Nov-2017

1064

Share

Perjanjian Breda, Banda Festival, Gubernur Maluku, Said Assagaff, KM Pangrango, Menteri Pariwisata Arief Yahya

Seminar ini kian membuka mata dunia, Pulau Banda pernah menjadi bagian peradaban dunia melalui perdagagan rempah-rempah.

Menurut Esthy, seminar ini semakin berkelas dengan mengundang pembicara-pembicara dari kalangan sejarahwan dan budayawan yang secara khusus mendalami Pulau Banda.

Para pembicara itu antara lain, Wim Manuhutu, dosen dari Vrije Universiteit, Belanda. Dia ahli sejarah dan peneliti tentang sejarah Melayu," ujar Esthy didampingi Kabid Promosi Wisata Pertemuan dan Konvensi Kemenpar, Eddy Susilo

Selain dari luar negeri, Bondan Kanumoyoso, dosen Ilmu Budaya Universitas Indonesia turut menjadi speaker dalam seminar ini.

Mereka bicara tentang Kejayaan Banda/Pulau Rhun masa lalu. Pulau ini sangat berharga sehingga muncul perjanjian menukar Manhattan dengan Pulau Banda," katanya.

Agar seminar lebih bergairah, panitia mengundang aktris ibukota, Olga Lydia menjadi moderator. Selain menarik, pengetahuan luas Olga membuat seminar ini menjadi lebih hidup.

Bagi Menteri Pariwisata Arief Yahya, seminar ini menjadi salah satu cara efektif untuk kembali mendongkrak pamor Pulau Banda sebagai sentra perdagangan rempah-rempah di dunia pada masa lalu.

1 2 3 4

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved