Seminar ini kian membuka mata dunia, Pulau Banda pernah menjadi bagian peradaban dunia melalui perdagagan rempah-rempah.
Menurut Esthy, seminar ini semakin berkelas dengan mengundang pembicara-pembicara dari kalangan sejarahwan dan budayawan yang secara khusus mendalami Pulau Banda.
Para pembicara itu antara lain, Wim Manuhutu, dosen dari Vrije Universiteit, Belanda. Dia ahli sejarah dan peneliti tentang sejarah Melayu," ujar Esthy didampingi Kabid Promosi Wisata Pertemuan dan Konvensi Kemenpar, Eddy Susilo
Selain dari luar negeri, Bondan Kanumoyoso, dosen Ilmu Budaya Universitas Indonesia turut menjadi speaker dalam seminar ini.
Mereka bicara tentang Kejayaan Banda/Pulau Rhun masa lalu. Pulau ini sangat berharga sehingga muncul perjanjian menukar Manhattan dengan Pulau Banda," katanya.
Agar seminar lebih bergairah, panitia mengundang aktris ibukota, Olga Lydia menjadi moderator. Selain menarik, pengetahuan luas Olga membuat seminar ini menjadi lebih hidup.
Bagi Menteri Pariwisata Arief Yahya, seminar ini menjadi salah satu cara efektif untuk kembali mendongkrak pamor Pulau Banda sebagai sentra perdagangan rempah-rempah di dunia pada masa lalu.
Berikan Komentar
Lampung Selatan
815
Kominfo Lampung
814
Kominfo Lampung
827
7845
28-Mar-2026
155
18-Mar-2026
772
17-Mar-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia