Keterlibatan institusi dari berbagai wilayah dan latar belakang keilmuan memperkaya ruang pertukaran pengetahuan dalam penyelenggaraan AITeC VIII. Kehadiran peserta internasional juga membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal perspektif yang lebih luas mengenai perkembangan teknologi, praktik pertanian, dan pendidikan vokasi.
AITeC VIII menghadirkan 18 cabang kompetisi yang mengakomodasi berbagai bidang keahlian. Pelaksanaannya secara langsung di venue yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing perlombaan memberikan kesempatan kepada peserta untuk menunjukkan kemampuan melalui praktik, demonstrasi, dan hasil karya.

Cabang kompetisi yang dilaksanakan meliputi:
Inovasi Teknologi Bidang Pertanian – Smart and Precision Farming, berfokus pada pemanfaatan teknologi untuk mendukung pertanian cerdas dan presisi.
Inovasi Teknologi Bidang Pertanian – Teknologi Tepat Guna, mendorong pengembangan solusi aplikatif sesuai kebutuhan lapangan.
Agricultural Photography Competition, mengasah kreativitas visual dalam mendokumentasikan sektor pertanian.
Agricultural Videography Competition, mengembangkan kemampuan menyampaikan informasi dan inovasi pertanian melalui media audiovisual.
Agritech Business and Teaching Factory Showcase Competition (ABTSC), menampilkan pengembangan usaha berbasis teknologi pertanian dan model pembelajaran teaching factory.
Barista (Brew V60), menguji keterampilan penyeduhan kopi dan ketepatan proses.
Desain Alat dan Mesin Pertanian dengan AutoCAD, menilai kemampuan desain teknis untuk mendukung mekanisasi pertanian.
Formulasi Pakan Ikan, menguji kemampuan merancang formulasi pakan untuk mendukung budidaya perikanan.
Formulasi Pakan Ternak, menitikberatkan pada keterampilan penyusunan formulasi pakan ternak.
Packing Benih Ikan, menguji keterampilan penanganan dan pengemasan benih ikan.
Penyuluhan Pertanian, mengasah kemampuan komunikasi dan penyampaian informasi pertanian.
Sortasi Biji Kopi, menilai keterampilan memilah biji kopi berdasarkan kualitas.
Survei Pemetaan Lahan, menguji kemampuan pengukuran dan pemetaan untuk mendukung pengelolaan lahan.
Teknik Okulasi Tanaman, menilai keterampilan perbanyakan tanaman melalui teknik okulasi.
Teknik Pembuatan Bakso Ikan, menguji keterampilan pengolahan hasil perikanan menjadi produk pangan.
Teknik Pengambilan Sampel Darah Ayam, menekankan ketepatan prosedur dalam praktik bidang peternakan.
Teknik Proses Fillet Ikan, menguji keterampilan penanganan dan pemotongan ikan.
Teknik Proses Karkas Ayam, menitikberatkan pada keterampilan pengolahan karkas sesuai prosedur.
Ragam cabang kompetisi tersebut memperlihatkan bahwa inovasi pertanian tidak terbatas pada penggunaan teknologi digital. Pengembangan sektor pertanian juga membutuhkan keterampilan dalam mekanisasi, pengelolaan lahan, budidaya, formulasi pakan, penanganan hasil, pengolahan produk, hingga pengembangan usaha.
Cabang Smart and Precision Farming, teknologi tepat guna, dan desain alat serta mesin pertanian memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan dalam merancang solusi teknologi. Sementara itu, kompetisi fotografi, videografi, dan ABTSC menggabungkan kreativitas, komunikasi, dan orientasi kewirausahaan dalam memperkenalkan inovasi pertanian.
Berikan Komentar
Ketika Seorang Ayah Bekerja Sebulan Penuh, tetapi Tetap Tak...
722
Lampung Selatan
981
Polinela
1226
Kominfo LamSel
968
Lampung Selatan
1003
184
28-Oct-2026
284
28-Oct-2026
226
28-Oct-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia