Di sisi lain, cabang formulasi pakan, sortasi biji kopi, teknik okulasi, serta pengolahan hasil peternakan dan perikanan menekankan pentingnya ketelitian, keterampilan praktik, dan penerapan prosedur kerja. Kompetensi tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung kualitas produksi dan pengembangan industri berbasis pertanian.
Bagi Polinela, penyelenggaraan AITeC VIII merupakan kesempatan untuk memperkuat peran perguruan tinggi vokasi sebagai ruang pengembangan kompetensi dan inovasi terapan. Keterlibatan mahasiswa dari berbagai institusi diharapkan dapat mendorong pertukaran pengalaman sekaligus memperluas jejaring kerja sama dalam pengembangan pendidikan, teknologi, dan inovasi pertanian.
Melalui AITeC VIII 2026, Polinela berharap mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman berkompetisi, tetapi juga semakin termotivasi untuk menghasilkan karya yang aplikatif, meningkatkan daya saing, dan berkontribusi terhadap pengembangan pertanian Indonesia.
Sejalan dengan tema “Empowering Vocational Innovation for Smart and Sustainable Agriculture”, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pendidikan vokasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, berorientasi pada kebutuhan dunia kerja, dan mendukung pertanian yang cerdas serta berkelanjutan. (*/rls)
Berikan Komentar
Ketika Seorang Ayah Bekerja Sebulan Penuh, tetapi Tetap Tak...
722
Lampung Selatan
981
Polinela
1226
Kominfo LamSel
968
Lampung Selatan
1003
184
28-Oct-2026
285
28-Oct-2026
226
28-Oct-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia