BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co) : Perubahan iklim kini menjadi tantangan nyata bagi sektor pertanian Indonesia. Pergeseran pola musim, perubahan intensitas curah hujan, hingga meningkatnya frekuensi cuaca ekstrem mulai memengaruhi berbagai tahapan budidaya tanaman hortikultura, termasuk jahe (Zingiber officinale) yang memiliki nilai ekonomi penting.
Jahe tidak hanya dimanfaatkan sebagai bumbu masakan, tetapi juga menjadi bahan baku obat tradisional, produk herbal, pangan, hingga berbagai kebutuhan industri. Di tengah perubahan kondisi lingkungan yang semakin dinamis, ketersediaan benih berkualitas menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga produktivitas tanaman tersebut.
Benih yang mampu tumbuh dengan cepat, sehat, dan memiliki kemampuan beradaptasi terhadap kondisi lingkungan menjadi fondasi keberhasilan budidaya. Karena itu, upaya menghadapi perubahan iklim dinilai perlu dimulai sejak tahap produksi benih, bukan hanya ketika tanaman telah berada di lahan produksi.
Hal tersebut menjadi perhatian tim peneliti Politeknik Negeri Lampung (Polinela) yang mengembangkan konsep produksi benih jahe dengan pendekatan adaptasi terhadap perubahan iklim.
Penelitian tersebut diketuai Ir. Sekar Utami Putri, S.P., M.Sc., berkolaborasi dengan Ir. Onny Chrisna Pandu Pradana, S.P., M.Si., serta anggota tim Dila Febria, S.P., M.Sc., Ratih Rahhutami, S.P., M.Si., dan Rahmadiaya Hamiranti, S.P., M.Si.
Tim peneliti melakukan proyeksi kondisi iklim di wilayah Pekalongan, Kabupaten Lampung Timur. Hasil proyeksi tersebut kemudian diintegrasikan dengan modifikasi media tanam dan penggunaan biostimulan untuk mendapatkan sistem produksi benih jahe yang lebih adaptif terhadap perubahan kondisi lingkungan.
Proyeksi Iklim Jadi Dasar Strategi Produksi Benih
Salah satu bagian penting dalam penelitian tersebut adalah membaca kemungkinan perubahan kondisi iklim pada masa mendatang. Analisis curah hujan menggunakan model iklim global CSIRO-Mk3-6-0 menunjukkan adanya perubahan pola musim di wilayah Pekalongan jika dibandingkan dengan kondisi historis.
Berikan Komentar
Perda gabah y
2080
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia