Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Polinela Kembangkan Produksi Benih Jahe Adaptif Hadapi Perubahan Iklim
Lampungpro.co, 01-Sep-2026

Sandy 196

Share

Bibit tanaman Jahe yang diteliti oleh dosen Polinela agar kuat terhadap perubahan iklim | LAMPUNGPRO.CO/Ist

Pada periode 2010–2025, wilayah tersebut berada dalam klasifikasi iklim D3 berdasarkan sistem klasifikasi Oldeman. Sementara pada periode proyeksi 2027–2042, klasifikasinya diperkirakan bergeser menjadi C3.

Perubahan tersebut menunjukkan adanya peningkatan jumlah bulan basah secara berurutan, dari sebelumnya empat bulan menjadi lima bulan. Sementara itu, periode empat bulan kering berturut-turut masih diproyeksikan terjadi.

Bagi sektor pertanian, informasi tersebut memiliki arti penting. Proyeksi iklim dapat digunakan sebagai salah satu dasar dalam menentukan waktu produksi dan penanaman, menyiapkan media tanam, hingga menyusun strategi penyediaan benih sebelum memasuki musim tanam.

Dengan memahami kemungkinan kondisi iklim ke depan, produksi benih diharapkan tidak hanya bergantung pada pola musim berdasarkan pengalaman masa lalu, tetapi juga mempertimbangkan kecenderungan perubahan lingkungan yang diproyeksikan terjadi.

Media Tanam Berpengaruh pada Pertumbuhan Awal

Selain faktor iklim, penelitian Polinela juga melihat pentingnya pemilihan media tanam dalam mendukung pertumbuhan awal benih jahe.

Tim menguji sejumlah kombinasi media, antara lain topsoil, arang sekam, akar pakis, serta kombinasi media tersebut dengan biostimulan seperti Azzofos dan mikoriza.

1 2 3 4 5

Berikan Komentar


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved