Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Polinela Kembangkan Produksi Benih Jahe Adaptif Hadapi Perubahan Iklim
Lampungpro.co, 01-Sep-2026

Sandy 199

Share

Bibit tanaman Jahe yang diteliti oleh dosen Polinela agar kuat terhadap perubahan iklim | LAMPUNGPRO.CO/Ist

Setiap kombinasi memberikan respons yang berbeda terhadap kemunculan tunas. Hasil penelitian menunjukkan sejumlah perlakuan mampu mendorong kemunculan tunas dalam waktu relatif cepat, yakni sekitar tujuh hingga delapan hari setelah tanam.

Kemunculan tunas lebih cepat ditemukan pada beberapa perlakuan, di antaranya penggunaan topsoil tanpa biostimulan, topsoil yang dikombinasikan dengan akar pakis, serta beberapa kombinasi media yang menggunakan Azzofos maupun mikoriza.

Sebaliknya, penggunaan arang sekam tanpa biostimulan menunjukkan pertumbuhan yang lebih lambat. Pada tanaman yang berhasil tumbuh, kemunculan tunas dapat berlangsung hingga sekitar 28 hari.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa karakteristik media tanam menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam produksi benih, khususnya pada fase awal ketika tanaman mulai membentuk akar dan tunas.

Biostimulan Beri Respons Berbeda

Pengujian juga menunjukkan adanya perbedaan respons tanaman terhadap kombinasi media dan biostimulan pada berbagai umur pengamatan.

Pada 14 hari setelah tanam, sejumlah perlakuan mampu menghasilkan persentase pertumbuhan hingga sekitar 88,89 persen. Namun, terdapat pula perlakuan yang pada periode pengamatan tersebut belum menunjukkan pertumbuhan.

1 2 3 4 5

Berikan Komentar


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved