Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Saat Kawan Naik Takhta, Koran Kehilangan Nama
Lampungpro.co, 14-Oct-2026

Admin 342

Share

Gambar hanya ilustrasi

Ruangan itu hening.

Hari itu, Andi mengambil keputusan: perusahaan tidak akan lagi menjadikan kedekatan dengan Ahmad sebagai dasar pemberitaan.

Jika Ahmad bekerja baik, mereka akan menulisnya. Jika kebijakannya bermanfaat, mereka akan mengapresiasinya. Tetapi jika ada keputusan yang merugikan masyarakat, mereka juga akan mengkritiknya.

Bukan untuk membalas kekecewaan.

Bukan untuk menjatuhkan seorang kawan lama.

Melainkan karena itulah pekerjaan media.

Keputusan itu ternyata tidak diterima semua orang dengan baik.

Sebagian menyebut Andi tidak tahu berterima kasih. Sebagian lainnya mengatakan perusahaan itu telah berubah menjadi musuh Ahmad.

"Bagaimana mungkin orang yang dahulu membantu membesarkan namanya sekarang justru mengkritiknya?" kata mereka.

Andi hanya tersenyum getir.

1 2 3 4 5 6 7 8

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved