Namun setidaknya, mereka tidak lagi menggantungkan identitas perusahaan pada nama seorang pejabat.
Sebab perusahaan itu memiliki nama sendiri. Memiliki wartawan sendiri. Memiliki pembaca sendiri. Dan memiliki tanggung jawab yang tidak bisa diwariskan kepada siapa pun.
Umri pernah membantu Ahmad naik. Ahmad akhirnya mencapai takhta. Tetapi perusahaan yang dahulu ikut berjalan bersamanya harus menghadapi kenyataan bahwa sejarah persahabatan tidak selalu menjadi jaminan bagi masa depan.
Di Kerajaan Ababa, orang-orang mungkin masih mengingat Ahmad sebagai menteri yang berhasil. Sebagian mungkin juga mengingat Umri sebagai kawan yang pernah mendukungnya.
Tetapi Andi memilih mengingat keduanya dengan cara berbeda.
Umri dikenang karena pernah percaya kepada seorang kawan.
Ahmad akan dinilai dari apa yang dilakukannya ketika berkuasa.
Sedangkan perusahaan koran itu harus menentukan sendiri apakah ia ingin sekadar dikenang sebagai media yang pernah dekat dengan seorang menteri, atau dihormati sebagai media yang berani menjalankan tugasnya.
Pada akhirnya, Andi tidak ingin menjatuhkan Ahmad. Ia hanya tidak ingin perusahaan yang diwariskan Umri kehilangan jati dirinya demi menjaga hubungan yang telah berubah.
Sebab ada perbedaan antara kehilangan seorang kawan dan kehilangan diri sendiri.
Berikan Komentar
Bandar Lampung
1365
Polinela
1287
340
14-Oct-2026
1365
12-Oct-2026
1287
12-Oct-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia