Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Go International, Bandara Blimbingsari Berubah Jadi Bandara Banyuwangi
Lampungpro.co, 20-Oct-2017

1414

Share

Banyuwangi, Bandara Blimbingsari, Bupati Abdullah Azwar Anas, Menteri Pariwisata Arief Yahya

Konsep hijau gedung bandara di areal 1,3 hektar ini digadang bisa lebih hemat, baik untuk pembangunan maupun operasionalnya. Selain tampil dengan arsitektur penuh estetika, terminal ini mengedepankan penghematan energi dengan pendekatan konsep rumah tropis yang mengutamakan penghawaan udara alami tanpa air conditioner atau AC.

Bandara Banyuwangi itu tidak hanya berfungsi untuk penunjang infrastruktur tapi juga sebagai daya tarik wisatawan, pengungkit roda ekonomi Banyuwangi. Pintu masuk dan etalase mini Suku Osing, maka bandara ini dirancang khas. Bandara Blimbingsari. Ada tiga sekolah pilo dan Blimbingsari juga bisa dilandasi private jet. Bandara ini dilengkapi 10 konter check-in sebagai antisipasi perkembangan sampai 10 tahun ke depan dengan lima maskapai yang beroperasi, kata Bupati.

Menurut catatan, Bandara Blimbingsari sendiri baru mulai beroperasi pada 2010. Pada 2014, Pemda setempat mengembangkan terminal baru berkonsep hijau pertama di Indonesia.

Saat ini bandara satu-satunya di Banyuwangi ini melayani enam kali rute penerbangan, yaitu tiga dari Surabaya oleh Garuda Indonesia dan Wings Air, serta dua rute JakartaBanyuwangi oleh Nam Air dan baru dibuka satu kali rute JakartaBanyuwangi oleh Garuda Indonesia.

Seiring dengan makin dikenalnya Banyuwangi sebagai salah satu destinasi wisata Indonesia yang menyuguhkan beragam atraksi wisata menarik, jumlah penumpang bandara ini terus meningkat dari waktu ke waktu. Catatan Pemda Banyuwangi menunjukkan, pada 2011 jumlah penumpang hanya 7.826 orang.

Selang lima tahun kemudian, yaitu pada 2016, jumlah kunjungan melonjak hingga 1.339 persen, menembus angka 112.661 orang. Hingga akhir tahun ini, Bandara Banyuwangi diprediksi akan dikunjungi sekitar 150.000 orang.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi keputusan Bupati Anas yang mengubah nama bandaranya. Menurutnya, branding memang sangat penting untuk mendongkrak pariwisata, termasuk Banyuwangi. Ini termasuk co branding pariwisata Banyuwangi yang sinergis.

1 2 3

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved