BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Janji Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi membuat aman stok dan harga minyak goreng (migor) sesuai harga eceran tertinggi (HET) Rp14.000 per liter hingga akhir Februari 2022, ternyata meleset. Hingga awal Maret 2022, migor masih langka hingga membuat atrian dimana-mana dan harganya masih selangit.
Kebijakan pemenuhan kebutuhan domestik atau domestic market obligation (DMO)-domestic price obligation (DPO) yang digadang-gadang jadi win-win solution mengatasi rayuan ekspor crude palm oil (CPO). Sekaligus mengamankan pasokan migor dalam negeri ternyata tak semudah membalikkan telapak tangan.
Kondisinya malah mirip seperti 'berharap burung terbang, punai di tangan dilepas', berharap meraih devisa tinggi dari ekspor CPO, kondisi dalam negeri awut-awutan. Ini 'happy problem' yang seharusnya bikin bahagia karena harga CPO dunia naik ke level tertinggi.
Berdasarkan catatan Reuters, per Kamis (3/2/2022), harga CIF India untuk pengiriman CPO Maret 2022 adalah 1.925 dolar AS per ton CPO, minyak kedelai 1.865 dolar AS per ton dan minyak rapeseed 1.900 dolar AS per ton. Minyak sawit jadi minyak nabati termahal saat ini.
Salah satu korban dari tidak mudahnya menerapkan DMO itu adalah CV Sinar Laut, Bandar Lampung. Perusahaan ini tak bisa menyalurkan minyak goreng sesuai HET karena rumitnya administrasi DMO. Akibatnya, ratusan ribu liter menumpuk di gudang, sementara warga di Lampung susah mencari migor.
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
16103
EKBIS
8707
Bandar Lampung
6069
120
04-Apr-2025
324
03-Apr-2025
365
03-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia