Pekerjaan meliputi pemeliharaan rutin, peningkatan struktur jalan menggunakan rigid pavement, serta penanganan titik-titik kerusakan yang selama ini menjadi kendala utama mobilitas masyarakat.
Melalui pembangunan ini, tingkat kemantapan jalan yang sebelumnya berada pada angka 83,80 persen, kini ditargetkan meningkat menjadi 96,85 persen, sehingga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jalan.
Gubernur juga menekankan, konektivitas antar wilayah menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya di kawasan pesisir.
"Kami menyadari, selama ini jalur dari Pesawaran hingga Tanggamus belum terhubung secara optimal. Ini yang terus didorong ke depan, agar jalur ini diharapkan dapat tersambung sehingga potensi pariwisata dan ekonomi masyarakat dapat berkembang lebih cepat," ujar Rahmat Mirzani Djausal.
Selain itu, kawasan tersebut memiliki potensi besar yang selama ini belum tergarap optimal akibat keterbatasan akses, karena menjadi jalur pariwisata yang sangat potensial.
Oleh karenanya, jika aksesnya sudah baik, maka pergerakan orang dan barang akan meningkat, dan tentunya akan berdampak langsung pada perekonomian masyarakat.
Pembangunan ruas jalan ini ditargetkan selesai pada 17 Agustus 2026, dan diharapkan menjadi pengungkit utama dalam pengembangan pariwisata terpadu di wilayah pesisir Pesawaran.
Berikan Komentar
Lampung Timur
614
Bandar Lampung
660
232
17-Apr-2026
220
17-Apr-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia