Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Dosen Polinela Ciptakan Teknologi Pengering Ikan Asin Berbasis Energi Surya di Pesawaran
Lampungpro.co, 18-Sep-2026

Sandy 351

Share

Alat pengering ikan asin ciptaan dosen Polinela | LAMPUNGPRO.CO

Hasil pengukuran awal menunjukkan terdapat perbedaan kelembapan sekitar 15 hingga 20 poin persentase antara kondisi udara di luar dan di dalam ruang pengering. Kondisi tersebut menunjukkan ruang pengering mampu menciptakan lingkungan dengan kelembapan lebih rendah dibandingkan udara sekitar, yang secara teoritis mendukung proses pengeringan.

Ketua tim pengabdian, Melidawati, M.T., mengatakan inovasi tersebut tidak hanya ditujukan untuk membantu mempercepat proses pengeringan, tetapi juga menjadi upaya meningkatkan kebersihan produk ikan asin.

“Selama ini ikan dijemur tanpa perlindungan apa pun, sehingga rentan terkontaminasi. Dengan ruang pengering yang tertutup, ikan tetap mendapatkan panas matahari, tetapi terlindungi dari debu dan serangga,” ujar Melidawati.

Setelah tahap uji kosong selesai, tim akan melanjutkan dengan uji berbeban menggunakan sampel ikan asin. Tahapan berikutnya mencakup serah terima alat kepada mitra, sosialisasi, serta pelatihan pengoperasian dan pemeliharaan alat bagi anggota KUB Teladan.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat DIPA Polinela. Selain penerapan teknologi pengering ikan asin, program juga mencakup pendampingan dalam aspek manajemen usaha, pengembangan kemasan, hingga pemasaran digital.

Tim pelaksana diketuai Melidawati, M.T., dengan anggota Wahyu Kamilatul Fauziah, S.TP., M.T., yang menangani perancangan sistem mekanik reversible trays dan pengujian kinerja alat.

Selanjutnya, Husniati Marni bertanggung jawab dalam sosialisasi dan pelatihan penggunaan alat, Randi Anggit Wibisono pada fabrikasi dan instalasi, serta Amelia Sri Rezki yang menangani analisis mutu produk ikan asin dan penyusunan artikel publikasi.

1 2 3 4

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Gabah Dilarang Keluar, Tapi Mengapa Masih Bisa...

Mengapa pembeli dari luar Lampung mampu menawarkan harga gabah...

8417


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved