“Perempuan punya sensitivitas yang kuat terhadap isu-isu sosial. Ini penting agar kebijakan yang dihasilkan tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga menyentuh kebutuhan nyata masyarakat,” jelas Mayang Suri Djausal.
Meski demikian, Mayang mengingatkan bahwa peningkatan jumlah perempuan di dunia politik saja tidak cukup.
Ia menekankan pentingnya penguatan kapasitas, kompetensi, serta keberanian perempuan agar mampu berperan aktif dan tidak sekadar hadir secara simbolis.
Menurut Mayang, perempuan harus memiliki daya tawar yang kuat agar mampu menyuarakan kepentingan publik dan ikut menentukan arah pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional.
“Tidak cukup hanya hadir. Perempuan juga harus berani bersuara, memiliki kapasitas, dan mampu mengambil keputusan,” tegasnya.
Lebih jauh, Mayang mengajak, perempuan Indonesia untuk memaknai semangat Kartini di era modern sebagai dorongan untuk lebih proaktif dalam mengambil peluang.
Perempuan, kata dia, tidak perlu lagi menunggu ruang diberikan, tetapi harus mampu menciptakan ruang tersebut melalui kompetensi dan keberanian.
Berikan Komentar
294
21-Apr-2026
342
21-Apr-2026
379
21-Apr-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia