Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Kembangkan Tambak Udang, Gubernur Sumatera Barat Gali Pengalaman Lampung
Lampungpro.co, 11-Jun-2021

Amiruddin Sormin 1373

Share

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi (kiri) bersama Gubernur Sumbar Mahyeldi, Jumat (11/6/2021). LAMPUNGPRO.CO/DISKOMINFOTIK LAMPUNG

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menerima kunjungan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, dalam rangka benchmarking pengembangan tambak udang, di Mahan Agung, Bandar Lampung, Jumat (11/6/2021). Mahyeldi Ansharullah menjelaskan kunjungan ini terkait kesuksesan Provinsi Lampung dalam bidang perikanan, khususnya budidaya udang.


Lampung menyuplai udang untuk kebutuhan nasional sedangkan Sumatera Barat yang memiliki panjang garis pantai 800 km baru akan memulai mengembangkan budidaya udang. "Untuk itu kami ingin menggali pengalaman-pengalaman di Provinsi Lampung, sehingga hal positif yang kami dapatkan disini bisa digunakan untuk mengangkat perekonomian Sumatera Barat," kata Mahyeldi Ansharullah.

Selain ingin mempelajari budidaya udang, Gubernur Sumbar juga mengungkapkan ingin mempelajari kelebihan lain yang dimiliki Lampung di bidang pertanian, perkebunan, dan peternakan diantaranya singkong, pisang, jagung, dan sapi. Melalui 10% anggaran di bidang pertanian yang dituangkan dalam RPJMD Sumatera Barat  2021-2026, Gubernur Mahyeldi mengharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat Sumbar yang 57% berprofesi petani.

Di akhir sambutannya, Gubernur Mahyeldi menginstruksikan kepada jajarannya dan OPD terkait yang turut  mendampingi dalam kunjungan kerja kali ini agar segera membuat kerjasama dengan Provinsi Lampung sehingga hal yang positif dari Provinsi Lampung bisa digali dan disinergikan. Sementara itu,  Gubernur Arinal menilai tepat langkah yang diambil Gubernur Sumbar untuk mengunjungi Provinsi Lampung dalam rangka menggali pengalaman budidaya udang dan bidang lainnya.

Ekspor produk perikanan Provinsi Lampung pada 2020 sebesar 17.487,8 ton dengan nilai Rp2,305 triliun. Sebanyak 85,26% dari komoditas ekspor tersebut adalah udang dengan volume ekspor udang sebesar 14.910 ton, dengan negara tujuan Amerika Serikat, Jepang, dan Uni Eropa.

 

Ada pun sebaran usaha budidaya tambak udang berada di enam kabupaten yaitu Kabupaten Tulang Bawang, Lampung Timur, Lampung Selatan, Pesawaran, Tanggamus dan Pesisir Barat, dengan luasan 48.146 Ha terdiri dari tambak intensif 3.340 Ha, semiintensif 21.157 Ha dan tambak sederhana 23.649 Ha. "Provinsi Lampung memiliki peran strategis sebagai salah satu sentra pertumbuhan perekonomian regional di Pulau Sumatra bahkan nasional, serta memiliki peran penting dalam usaha budidaya udang dan berkomitmen untuk mendorong tumbuhnya usaha budidaya perikanan," ujar Gubernur Arinal.

Gubernur Arinal memaparkan, ketika Lampung menghadapi posisi yang sulit akibat pandemi Covid-19 terutama dalam hal ekonomi, diaa menginisiasi koordinasi ke daerah sehingga situasinya aman. Gubernur Arinal juga diamanatkan langsung oleh Presiden Joko Widodo untuk menjaga Lampung sebab 40% kebutuhan nasional dari berbagai sektor berasal dari Lampung.

Gubernur Arinal berharap, melalui pertemuan ini dapat menjadi brainstorming yang solutif antara dua provinsi yaitu Lampung dan Sumatera Barat, mampu menumbuhkan komitmen bersama, dalam memecahkan masalah pengembangan budidaya tambak udang, memunculkan ide dan inovasi untuk memajukan produksi perikanan khususnya usaha budidaya tambak udang di Provinsi Lampung dan Sumatera Barat. "Saya instruksikan kepada OPD-OPD terkait jangan segan-segan memberikan informasi, juga membantu yang perlu dikaji dan dikembangkan," kata Gubernur Arinal. (***)

Editor:

 

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16443


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved