Kemenpar Matangkan Persiapan JFC 2017
Lampungpro.co, 03-Mar-2017
1422
JEMBER (Lampungpro.com)-Kementerian Pariwisata (Kemenpar) ingin event karnaval internasional, Jember Fashion Carnaval (JFC) 2017, 9-13 Agustus mendatang bisa lebih baik dari sebelumnya. Untuk itu, kementrian yang dikomandoi oleh Arief Yahya ini menggelar seminar Kamis (2/3) di Hotel Aston Jember, Jawa Timur.
Dalam seminar tersebut membahas keseluruhan persiapan, karena Kemenpar tak ingin tampil seadanya dalam Jember Fashion Carnaval 2017 nanti. Even costume carnaval yang sudah mendunia itu akan dikemas lebih seru, heboh dan lebih keren dari edisi-edisi sebelumnya. Sebanyak 15 perwakilan Dinas Pariwisata dari masing-masing daerah di Indonesia, para stakeholder, Asosiasi Karnaval Indonesia (Akari), pelaku usaha industri pariwisata, Presiden JFC Dynand Fariz dan Anggota DPR-RI Komisi X, Anang Hermansyah pun ikut diundang di seminar Jember Fashion Carnival di Hotel Aston Jember itu.
Semangatnya harus Indonesia Incorporated. Bangsa Indonesia harus bersatu, mensinergikan kekuatan, memperkuat semua lini. Begitupun di Jember Fashion Carnaval, jika ingin bersaing di level global harus menyatukan langkah menuju satu cita-cita, ujar Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar, Esthy Reko Astuti, yang didampingi Kepala Bidang Promosi Wisata Pertemuan dan Konvensi Eddy Susilo, Kamis (2/3) lalu.
Nah, untuk menggarap JFC 2017 nanti, Esthy ingin menggarapnya dengan kemasan standar tingkat dunia, tidak lagi terkotak-kotak oleh birokrasi yang sempit dan membelit kepentingan yang lebih jauh. "Standarnya harus global dan semua sektor harus bersinergi dengan baik. Jika dipetakan, daya tarik industri pariwisata Tanah Air bersumber pada 60 persen budaya, 35 persen nature dan 5 persen meetings, incentives, conferences, and exhibitions (MICE), katanya.