Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Kemenristekdikti akan Bubarkan Kopertis di 2018, Ada Apa Ya?
Lampungpro.co, 05-Jan-2018

Lukman Hakim 1126

Share

Lampungpro.com, Portal berita Lampung, Portal Berita Online Lampung, Situs Berita Online Lampung, Berita Online Lampung Terdepan, Berita Online Lampung Terkini, Situs Berita Pembangunan Lampung, Situs Berita Pariwisata Lampung, Situs Berita Pendidikan Lampung, Portal Berita Politik Lampung, Portal Berita Nasional Lampung, Portal Berita Olahraga Lampung, Portal Berita Lampung Terkini, Berita Bisnis Lampung Terdepan, Berita Politik Lampung Terkini, Persiapan Asean Games, Berita Asian Games Terkini, Berita Malam Tahun Baru

JAKARTA (Lampungpro.com): Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) akan membubarkan Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) di 2018, dan menggantikannya dengan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL DIKTI) untuk mengkoordinasikan PTN dan PTS. 

Menurut Menristekdiktik Mohamad Nasir di Jakarta, Kamis (4/1/2018), langkah itu merupakan salah satu rencana dari program reformasi 2018. Dengan LL DIKTI, Menristekdikti juga optimistis bahwa layanan Ditjen Kelembagaan menjadi lebih cepat dan mudah. Nasir juga mengatakan pihaknya akan menjalankan merger sehingga menargetkan hanya akan ada 3.500 perguruan tinggi di Indonesia. 

"Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dengan mahasiswa di bawah 1.000 perlu untuk merger, ini untuk efisiensi. Dari 4.570 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan PTS yang ada nanti bisa dimerger jadi sekitar 3.500 perguruan tinggi saja," kata Menristekdikti Mohamad Nasir di Jakarta.

Hal itu disampaikan Menristek dalam temu media bertajuk Bedah Kinerja 2017, Fokus Kinerja 2018 dan Anugerah Jurnalis dan Media Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) 2017. Menurut Menristek, berkaca dari China dengan jumlah penduduk 1,4 miliar jiwa namun hanya memiliki jumlah perguruan tinggi separuh dari yang dimiliki Indonesia.

Sehingga, kata Nasir, merger perguruan tinggi untuk memperbaiki kualitas sangat penting. Nasir mengatakan, banyaknya perguruan tinggi kecil dikhawatirkan akan memproduksi lulusan yang kurang berkualitas. Namun pelaksanaan merger perguruan tinggi menurut dia memang tidak mudah. 

Menurut Nasir, dilansir Antara, nantinya lima hingga enam perguruan tinggi yang berasal dari satu yayasan yang sama akan dimerger. Kalau prodinya kurang maka akan dibantu ditambah agar bisa jalan. Bagaimanapun, kata Nasir, riset dan inovasi yang hebat berasal dari pendidikan yang baik. Maka upaya memperbaiki kualitas pendidikan tinggi di Indonesia salah satunya dengan menjalankan program merger tersebut. (**/PRO2)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

15874


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved