JAKARTA (Lampungpro.com): Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan pemerintah selalu memperhatikan secara detail perkembangan Gunung Agung. Hal ini guna memberi rasa aman dan nyaman bagi kehidupan pariwisata di Bali. Yang menjadi kehidupan utama masyarakat Bali. "Di tengah keamanan ini, sudah saatnya industri dan seluruh stakeholder untuk dapat bersama-sama melakukan recovery Bali," ujar Menpar Arief Yahya, Rabu (20/12/2017).
Bagi wisatawan mancanegara, sejatinya bukan pada status gunung yang membuat khawatir. Tetapi penutupan bandara yang membuat mereka repot mencari escape dari Pulau Dewata. Ya, kami sudah merapatkan dengan Pemda dan Pelaku usaha pariwisata di Bali selama dua hari berturut-turut, 18-19 Desember 2017. Hasilnya, kami sepakat akan mengantarkan wisman sampai ke bandara internasional terdekat. Bisa Lombok, Banyuwangi atau Surabaya, kata Arief Yahya.
Karena itu, Menpar Arief mengajak industri yang bergerak di sektor 3A, Amenitas (Akomodasi), Atraksi dan Akses untuk bergotong royong membuat paket bersama. Paket Hot Deals namanya, menggabungkan 3A itu, dengan menggunakan excess capacity, dan dijual lebih murah. Program ini secepatnya harus dijalankan, untuk recovery Bali, dan dipromosikan besar-besaran, hingga Maret 2017. Agar liburan Imlek 2018 bisa dihandle dengan optimal.
Arief Yahya sudah melontarkan hal itu dalam rapat Paket Hot Deals dan usulan Recovery Bali di kantor Badan Promosi Pariwisata Daerah. Rapat ini dihadiri Bali Tourism Hospitality dan perwakilan asosiasi pariwisata seperti PHRI, GIPI, ASITA, dan HPI. Di dalam rapat, Menpar kembali menekankan urgensi Hot Deals untuk meningkatkan kunjungan wisman ke Bali.
Penekanan Hot Deals dengan strategi More for Less (You Get More, You Pay Less) untuk bundling paket dengan harga promo secara gotonh royong. The more you give, the more you get itu ilmu dasar marketing, tegas Menpar Arief Yahya sambil memberikan contoh bisnis bidang telekomunikasi.
Dari hasil rapat, Menpar Arief Yahya mengeluarkan putusan antara lain, Rencana Mitigasi harus dimatangkan, pelaku wisata Bali bersepakat mendukung program Hot Deals dan komitmen program ini Rp100 miliar untuk program Hot Deals dari Kemenpar. "Fokus kita saat ini evaluasi pasca erupsi Gunung Agung yang terjadi pada akhir November sekaligus persiapan recovery untuk memulihkan Pariwisata Bali yang terdampak," ungkap Menpar Arief Yahya.
Hasil rapat ini akan dijadikan masukan untuk Presiden Joko Widodo. Presiden akan melakukan rapat terbatas membahas mengenai Dampak Letupan Gunung Agung yang rencananya akan dihelat pada tanggal 22 Desember mendatang di Bali. (**/PRO2)
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
17224
Lampung Selatan
5790
229
06-Apr-2025
298
06-Apr-2025
220
06-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia