Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Menpar Arief Yahya Minta pelaku Pariwisata Lakukan Recovery Bali
Lampungpro.co, 21-Dec-2017

Lukman Hakim 1077

Share

JAKARTA (Lampungpro.com): Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan pemerintah selalu memperhatikan secara detail perkembangan Gunung Agung. Hal ini guna memberi rasa aman dan nyaman bagi kehidupan pariwisata di Bali. Yang menjadi kehidupan utama masyarakat Bali. "Di tengah keamanan ini, sudah saatnya industri dan seluruh stakeholder untuk dapat bersama-sama melakukan recovery Bali," ujar Menpar Arief Yahya, Rabu (20/12/2017). 

Bagi wisatawan mancanegara, sejatinya bukan pada status gunung yang membuat khawatir. Tetapi penutupan bandara yang membuat mereka repot mencari escape dari Pulau Dewata. Ya, kami sudah merapatkan dengan Pemda dan Pelaku usaha pariwisata di Bali selama dua hari berturut-turut, 18-19 Desember 2017. Hasilnya, kami sepakat akan mengantarkan wisman sampai ke bandara internasional terdekat. Bisa Lombok, Banyuwangi atau Surabaya, kata Arief Yahya.

Karena itu, Menpar Arief mengajak industri yang bergerak di sektor 3A, Amenitas (Akomodasi), Atraksi dan Akses untuk bergotong royong membuat paket bersama. Paket Hot Deals namanya, menggabungkan 3A itu, dengan menggunakan excess capacity, dan dijual lebih murah. Program ini secepatnya harus dijalankan, untuk recovery Bali, dan dipromosikan besar-besaran, hingga Maret 2017. Agar liburan Imlek 2018 bisa dihandle dengan optimal.

Arief Yahya sudah melontarkan hal itu dalam rapat Paket Hot Deals dan usulan Recovery Bali di kantor Badan Promosi Pariwisata Daerah. Rapat ini dihadiri Bali Tourism Hospitality dan perwakilan asosiasi pariwisata seperti PHRI, GIPI, ASITA, dan HPI. Di dalam rapat, Menpar kembali menekankan urgensi Hot Deals untuk meningkatkan kunjungan wisman ke Bali.

Penekanan Hot Deals dengan strategi More for Less (You Get More, You Pay Less) untuk bundling paket dengan harga promo secara gotonh royong. The more you give, the more you get itu ilmu dasar marketing, tegas Menpar Arief Yahya sambil memberikan contoh bisnis bidang telekomunikasi.

Dari hasil rapat, Menpar Arief Yahya mengeluarkan putusan antara lain, Rencana Mitigasi harus dimatangkan, pelaku wisata Bali bersepakat mendukung program Hot Deals dan komitmen program ini Rp100 miliar untuk program Hot Deals dari Kemenpar. "Fokus kita saat ini evaluasi pasca erupsi Gunung Agung yang terjadi pada akhir November sekaligus persiapan recovery untuk memulihkan Pariwisata Bali yang terdampak," ungkap Menpar Arief Yahya. 

 

Hasil rapat ini akan dijadikan masukan untuk Presiden Joko Widodo. Presiden akan melakukan rapat terbatas membahas mengenai Dampak Letupan Gunung Agung yang rencananya akan dihelat pada tanggal 22 Desember mendatang di Bali. (**/PRO2)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

17224


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved