Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Pemprov Lampung Dorong Dapur MBG Serap Produk Petani, Peternak, dan UMKM Lokal di Lampung
Lampungpro.co, 20-May-2026

Febri 243

Share

Gubernur Lampung Bersama Gapembi Lampung | Lampungpro.co/Dok Kominfo

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung berkomitmen untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebagai instrumen strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), sekaligus mendorong pemerataan ekonomi desa.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal mengatakan, program MBG bukan hanya sekadar program bantuan pangan, melainkan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi unggul menuju Indonesia emas di tahun 2045.

"Sejarah peradaban dunia menunjukkan, negara maju selalu dimulai dari anak-anak yang cerdas dan sehat. Oleh karena itu, kualitas pendidikan harus dibarengi dengan pemenuhan nutrisi yang baik," kata Rahmat Mirzani Djausal saat menghadiri pelantikan pengurus Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Gratis (Gapembi) Lampung Periode 2025-2030 di Ballroom Hotel Radisson, Bandar Lampung, Selasa (19/5/2026).

Menurutnya, gagasan program MBG telah lama menjadi perhatian Presiden RI, Prabowo Subianto, sebagai upaya dalam menjawab persoalan ketimpangan sosial dan kemiskinan, khususnya di wilayah pedesaan.

Gubernur menilai, Lampung memiliki tantangan besar, karena sebagian besar masyarakat menggantungkan hidup pada sektor pertanian. Fluktuasi harga komoditas seperti jagung dan singkong selama bertahun-tahun, berdampak pada rendahnya kesejahteraan petani.

"Program MBG diharapkan menjadi instrumen pemerataan ekonomi. Uang negara mengalir langsung ke desa melalui dapur-dapur MBG, sehingga menciptakan perputaran ekonomi baru di tingkat masyarakat," ujar Rahmat Mirzani Djausal.

Saat ini, telah terbentuk lebih dari seribu dapur MBG di Lampung, yang mulai menyerap tenaga kerja dan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat desa.

Gubernur juga menekankan pentingnya membangun ekosistem rantai pasok yang terintegrasi antara dapur MBG, koperasi desa, petani, peternak, hingga pelaku UMKM lokal, agar manfaat ekonomi program dapat dirasakan lebih luas.

1 2 3

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved