Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Pengeluaran Raja Salman Capai Ratusan Miliar di Jakarta
Lampungpro.co, 01-Mar-2017

1277

Share

JAKARTA, (Lampungpro.com)-Kedatangan rombongan Raja Arab ke Indonesia membawa dampak yang signifikan bagi sektor perekonomian dan pariwisata. Hal itu terlihat dengan banyaknya uang yang dikeluarkan ke Jakarta selama tiga hari bisa mencapai ratusan miliar.  
Ada tiga pesawat yang diagendakan mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Gelombang pertama delegasi Saudi datang Selasa (28/2). Tapi detilnya saya tidak tahu. Pangeran, menteri atau lainnya saya belum tahu," ujar Corporate communications PT Jasa Angkasa Semesta (JAS) Tbk, Martha Lory Fransisca, Minggu (27/2).
JAS sendiri adalah perusahaan yang ditunjuk menangani ground handling seluruh delegasi Saudi. Dan dari keterangan awal, ada sekitar 400 orang yang datang dalam gelombang pertama. 
Rencana kedatangan delegasi Raja Salman ini disambut baik para pelaku usaha pariwisata di Indonesia. Ketua Umum ASITA, Asnawi Bahar menilai ini membawa dampak besar bagi iklim pariwisata Indonesia. 
"Dampaknya pasti sangat besar. Dengan jumlah rombongan begitu banyak dan ada agenda berlibur, Kerajaan Arab Saudi pasti merogoh kocek yang tidak sedikit. Dan nominalnya kan dibawa ke Indonesia. Langsung menyentuh pelaku usaha dan masyarakat," ujarnya. 
Menurutnya, sejak tiba di Jakarta saja, sudah banyak uang yang disebar untuk menyokong kebutuhan 1500 delegasi Saudi. "Kabarnya tiga hotel di Kuningan sudah dibooking. Jumlah kamarnya 800 lebih. Silakan kalkulasi berapa banyak uang yang masuk ke Jakarta? Cleaning service, satpam, tenaga kebersihan, guide, semua kebagian rezeki," katanya.
Hitungan pastinya, memang belum bisa dihitung. Tapi gambaran kasarnya sudah bisa diprediksi. Estimasi Asnawi, dari urusan menginap di Jakarta saja, sudah ada minimal Rp 16 miliar per hari yang dikeluarkan Kerajaan Saudi. 
"Taruhlah tarif menginap per malamnya Rp 20 juta per malam. Kamar yang disewa 800. Hasilnya dikalikan tiga hari, sudah Rp 48 miliar uang yang beredar hanya untuk sewa hotel," katanya.
Pengeluaran itu belum termasuk belanja di pusat perbelanjaan di ibu kota. Dan angka tadi, kemungkinan masih jauh di bawah sebenarnya, diperkirakan bisa ratusan miliar. 
Ada kemungkinan rombongan menggunakan satu kamar per orang, bukan satu kamar untuk berdua. Hitungan sewa satu hotel full juga biasanya lebih mahal. Belum lagi sewa kamar Raja Salman yang jumlahnya diprediksi menembus ratusan juta rupiah per malam. 
Anggaran transportasinya? Juga terbilang fantastis. Rombongan Arab Saudi punya gaya tersendiri dalam melakukan kunjungan ke luar negeri. Mereka akan menyewa mobil mewah untuk seluruh delegasi. Tengok saja aktivitas delegasi Saudi saat menyambangi Washington DC. 
Rombongan Kerajaan Arab Saudi menyewa 400 mobil Mercedez Benz. Hal serupa juga kembali dilakukan saat Raja Salman berkunjung ke Prancis.  "Kalau itu kembali dilakukan di Jakarta apa nggak hebat dampaknya? Pengusaha, driver, SPBU, semuanya ikut kebagian rezeki. Multiplier effectnya dahsyat," ujarnya.
Dikatakannya gaya hidup Kerajaan Saudi memang sangat mewah. Asumsinya, sewa kendaraan mobil mewah tersebut adalah Rp 20 juta per hari. "Kalikan saja 400 mobil, anggaran yang dihabiskan bisa tembus Rp 8 miliar per hari," katanya.
Biaya konsumsi? Itu lain lagi. Di Jakarta saja, harga makan yang dipatok restoran hotel bintang lima berkisar di angka Rp 250 ribu per pax. Jadi bila dikalikan 1.500 rombongan dari kerajaan Arab Saudi selama tiga hari di Jakarta, totalnya bisa mencapai Rp 2 miliar lebih.
Perlu diketahui, kunjungan rombongan kerajaan Arab terakhir terungkap saat Raja Abdullah berkunjung ke Spanyol untuk berlibur. Dari laporan Guardian, pada 2005 Raja Abdullah membawa rombongan sejumlah 3000 orang, menyewa 300 kamar hotel dan 100 mobil Mercedez baru dari Jerman. Keluarga kerajaan Arab Saudi saat itu menghabiskan $ 60 juta dolar atau setara Rp 780 miliar. 
Menteri Pariwisata Arief Yahya mengucapkan selamat datang kepada rombongan pertama delegasi Saudi yang tiba di Jakarta. "Selamat menikmati keindahan Wonderful Indonesia," ujarnya.
Dan kebetulan, Jakarta punya banyak destinasi yang bagus. Di dekat istana negara, ada kawasan Kota Tua yang sedang dipersiapkan menjadi "10 Bali Baru". Ada juga Kepulauan Seribu yang sudah ditetapkan menjadi 10 destinasi prioritas. 
Sarana MICE-nya lengkap. Banyak yang sudah bintang lima. Dan untuk urusan wisata halal, sudah ada Hotel Sofyan yang pernah menyabet gelar Wold Best Family Hotel di ajang World Halal Tourism Award 2015.

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Tepuk Tangan, Air Mata, dan Guru PPPK...

Sorak bahagia pecah di GSG Karya Bakti, tapi realisasi...

12861


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved