Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Program Homestay Kemenpar Bakal Disupport Kementerian BUMN
Lampungpro.co, 21-Apr-2017

1100

Share

Dengan adanya homestay atau desa wisata di Borobudur, perekonomian masyarakat di sana akan lebih terbantu. Di dalam Balkondes selain homestay terdapat juga restoran masakan warga, lalu jual kerajinan lokal, pentas seni, lokasi perkumpulan berbagai komunitas yang semuanya di manage oleh warga dibawah asuhan kepala desa (semacam BUMNDes) per desa, ujarnya.

Bagaimana dengan target wisatawan? Edwin Hidayat Abdullah lantas menguraikan soal target tamu ke Borobudur. Pada tahun 2019 ditargetkan ada tiga juta wisatawan mancanegara berkunjung ke Borobudur. Atau setidaknya 5.000 wisatawan mancanegara per hari. Jika setengah dari jumlah tersebut menginap di Borobudur, maka butuh 1000-2000 kamar.

Satu-satunya kendala adalah keterbatasan dana. Untuk menyiasatinya, maka pengembangan homestay saat ini diutamakan di wilayah operasi BUMN terkait. Misal TWC di desa wisata candi Borobudur. Meski begitu, tidak menutup kemungkinan dapat bersinergi untuk pengembangan di wilayah di luar area operasional seperti di 10 Destinasi Prioritas lainnya.

Asalkan diperintah mengembangkan homestay pariwisata, semua BUMN dapat bergerak mendukung pembangunan homestay, kata Edwin.

Di sisi lain, Kementerian Pariwisata juga tak tinggal diam. Gerakan digitalisasi homestay juga sudah masif digelar di 15 wilayah. Dari mulai Dieng Kulon, Kabupaten Magelang, Yogyakarta, Samosir, Derawan, Bali, Lombok Tengah, Lumajang, Kabupaten Malang, Banyuwangi, Batam, Toba Samosir, Pasuruan, Boyolali, hingga Labuan Bajo, sudah disentuh digitalisasi homestay.

"Kawasan-kawasan tadi sudah diaktivasi dengan digital," kata Deputi Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Dadang Rizki Ratman, didampingi

Asdep Tata Kelola Destinasi dan Pemberdayaan Masyarakat, Kemenpar Oneng Setya Harini mulai roadshow ke daerah-daerah melakukan dua hal. "Pertama sosialisasi Sadar Wisata dengan Sapta Pesona. Kedua, mendigitalisasi homestay agar segera go digital dan siap bersaing di era global," kata Oneng.

1 2 3

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

15649


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved