Yang perlu dipikirkan, ekstrakurikuler jangan lagi dianggap sekadar kegiatan tambahan. Sudah saatnya kegiatan ini masuk sebagai bagian penting dalam pendidikan. Karena dari sinilah banyak bakat dan keahlian anak justru muncul.
Selain itu, porsi praktik juga perlu diperbanyak. Teori tetap penting, tapi praktik adalah bekal utama di dunia nyata. Anak-anak perlu dibiasakan mencoba, bukan hanya menghafal.
Setiap anak punya minat dan bakat yang berbeda. Kalau ini diarahkan sejak dini, bukan tidak mungkin mereka sudah punya keahlian sebelum lulus sekolah. Ini tentu jadi nilai lebih saat mereka masuk dunia kerja nanti.
Dalam hal ini, pemerintah daerah punya peran penting. Pemerintah Provinsi Lampung melalui Gubernur bisa mulai mendorong perubahan sistem pendidikan yang lebih sesuai dengan kebutuhan zaman. Tentu tidak harus langsung berubah total, tapi bisa dimulai dari uji coba dan evaluasi.
Dewan Pendidikan juga diharapkan bisa lebih fokus pada kualitas, bukan hanya mengejar banyaknya materi yang selesai diajarkan. Karena yang paling penting bukan seberapa banyak yang dipelajari, tapi seberapa paham siswa terhadap apa yang dipelajari.
Pada akhirnya, tujuan sekolah bukan sekadar membuat anak duduk lama di kelas. Tapi bagaimana waktu yang mereka jalani benar-benar bermanfaat.
Kalau saat siang hari siswa sudah tidak fokus, mungkin ini saatnya kita berpikir ulang. Jangan sampai waktu habis, tapi hasilnya tidak maksimal.
Berikan Komentar
Kominfo LamSel
502
Kominfo LamSel
536
Bandar Lampung
498
318
23-Apr-2026
502
22-Apr-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia