Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Senator Anang: Hari Kopi Internasional Momen Tingkatkan Konsumsi
Lampungpro.co, 28-Sep-2017

Amiruddin Sormin 1343

Share

BANDAR LAMPUNG (Bandar Lampung): Anggota DPD RI Anang Prihantoro berharap momen Hari Kopi Internasional (International Coffe Day) yang diperingati 1 Oktober, menjadi momen bagi semua untuk meningkatkan manfaat kopi bagi kesejahteraan. Upaya meningkatkan konsumsi kopi, menurut Anang, harus terus dilakukan agar tidak tergantung ekspor biji kopi.

"Sekarang harga kopi lagi turun. Momen Hari Kopi Internasional ini hendaknya jadi pemicu meningkatkan konsumsi dalam negeri, agar harga kopi stabil. Ini menjadi momentum yang sangat berarti untuk meningkatkan kemanfaatan kopi bagi semua yang berkepentingan dan terlibat di dalamnya," kata Anang Prihantoro, Rabu (27/8/2017).

Provinsi Lampung menjadi tuan rumah Hari Kopi Internasional yang dimulai 29 September hingga 1 Oktober 2017 berpusat di Hotel Novotel Bandar Lampung dan Tanggamus. Ajang ini diharapkan dapat meningkatkan gengsi kopi robusta Lampung dari biji menjadi olahan.

Senator bercaping asal Lampung ini mengatakan jika dibuat berurutan, yang paling awal mendapatkan keuntungan dari stabilnya harga kopi adalah petani pembudidaya kopi. Kemudian para pedagang kopi, dilanjutkan pengolah biji kopi, outlet penjual bubuk kopi dan yang paling akhir adalah penikmat atau konsumen kopi.

"Sebenarnya masih banyak lagi pihak-pihak yang terlibat dalam on-farm dan off-farm. Tetapi bagi saya yang paling utama harus dilundungi, dibina dan disejahterakan adalah produsenya, yaitu petani. Sebagai produsen, petani kopi masih memprihatinkan kesejahteraannya. Maka saya sangat mendorong agar semua pihak yang mendapat manfaat dari budidaya dan pengolahan kopi agar bisa bersinergi," kata Anang.

Dia mengapresiasi semua pihak swasta yang mau turun gunung, yaitu turut membina dan membantu petani kopi agar produksinya baik dan tinggi, sehingga memperoleh hasil yang bisa mengantarkan pada kesejahteraannya. "Petani adalah pekerjaan mulia, tetapi seringkali belum mendapat reward atau penghargaan yang sesuai dengan jerih payahnya," kata Anang yang juga Ketua Serikat Tani Indonesia (Sertani) Lampung itu. (PRO1)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16880


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved