Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Tekan Beban TOP Hingga Rp47 Triliun, Komisi VI DPR RI Apresiasi Kinerja PLN
Lampungpro.co, 16-Feb-2023

Febri Arianto 6298

Share

Ilustrasi Gedung PLN | Ist/Lampungpro.co

"Di tengah kondisi over suplai, kami secara mandiri bernegosiasi dengan IPP untuk memundurkan COD, supaya over suplai tidak semakin parah," tegas Darmawan Prasodjo.

Dengan itu, akhirnya PLN berhasil memperjuangkan cost saving hingga Rp47 triliun, dari konsultasi bersama dengan 17 IPP secara mandiri, untuk mencari titik temu solusi.

"Hingga akhir tahun 2021, konsultasi bersama dengan IPP telah berhasil menekan TOP sebesar Rp37,21 triliun. Upaya optimasi kontrak terus dilakukan PLN pada tahun 2022, sehingga TOP yang berhasil ditekan adalah Rp9,83 triliun," jelas Darmawan Prasodjo.

Dalam mensiasati kondisi over suplai, PLN juga melakukan berbagai langkah untuk meningkatkan konsumsi listrik, dengan strategi ekstensifikasi dan intensifikasi untuk menambah konsumsi listrik.

Ada pun strategi intensifikasi meliputi program pemasaran tambah daya bagi pelanggan eksisting. Sementara strategi ekstensifikasi, meliputi penciptaan demand listrik baru melalui electrifying lifestyle.

PLN juga menjalankan program akuisisi captive power, dengan berkolaborasi bersama industri untuk memakai listrik PLN. PLN juga menjangkau kebutuhan listrik masyarakat melalui electrifying agriculture, electrifying marine, pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), dan Kawasan Industri.

Hal itu yang kemudian menjadi salah satu penopang kinerja penjualan dan operasional yang lebih efisien pada tahun 2022. Di tengah kondisi Covid-19, PLN bukan hanya survive, bahkan berhasil membukukan pertumbuhan positif. (***)

1 2 3

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16288


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved