Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Usung Borobudur, Dua Hotel di Jogja Raih Rekor MURI
Lampungpro.co, 10-May-2017

2361

Share

JOGJA (Lampungpro.com)-Candi Borobudur memang menjadi daya tarik yang luar biasa bagi para wisatawan. Selain sejarah pembangunanya yang menajubkan, keindahan arsitektur bangunannya juga menjadi inspirasi untuk dipakai dalam pembangunan, salah satunya menghiasi ornamen sebuah hotel mulai dari pintu gerbang sampai ke dalam kamar.

Dua hotel di Jogjakarta mengusung Candi Borobudur sebagai inspirasi dalam pembangunan. Hotel ini menampilkan warisan budaya dan tradisi serta kearifan lokal khas Jawa dalam balutan modern.

Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) pun mencatat Grand Mercure dan Ibis Yogyakarta Adi Sucipto sebagai hotel yang mengaplikasikan candi Borobudur pada interior dan arsitektur hotel modern.

Tamu akan langsung menikmati sajian yang "sangat Borobudur" sejak memasuki jalan masuk hotel. Gapura yang tersusun dari batu menampakkan sosok Borobudur. Kemudian taman di depan lobi juga berhiaskan stupa-stupa candi.

Peresmian kedua hotel tersebut dilakukan oleh Staf Ahli Bidang Multikultural Kementerian Pariwisata, Hari Untoro Drajat, mewakili Menteri Pariwisata Arief Yahya pada Jumat (5/5). Hari Untoro Drajat menyampaikan apresiasi yang tinggi pada AccorsHotel Group dan Sun Motor Group yang telah mengangkat Borobudur. Hari yakin ikon Borobudur yang telah mendunia akan mampu menjadi magnet bagi para tamu untuk menginap di tempat ini.

Menurut Hari, dengan dibukanya hotel Grand Mercure dan Ibis Yogyakarta Adisucipto, menambah amenitas di destinasi kawasan Joglosemar.

"Pemilihan relief dan ornamen yang menjadi branding hotel sangat tepat. Destinasi kawasan Joglosemar mempunyai unggulan wisata berbasis budaya dengan Mahakarya Budaya Dunia, World Culture Masterpiece Candi Borobudur sebagai ikonnya," kata Hari Untoro Dradjat yang juga ketua Tim Pengembangan Pariwisata Budaya Berkelanjutan Kawasan Borobudur.

Lebih lanjut Hari mengatakan Borobudur yang Budha sebagai pusat mandala dikelilingi oleh kekayaan kultural yang luar biasa. Mulai dari Candi Prambanan, peninggalan Hindu, Sangiran sebagai asal usul Kehidupan manusia (tangible) dan keunikan yang telah masuk Warisan Dunia tak benda (intangible) yakni batik, wayang dan keris.

1 2 3

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Gaji 3,3 Juta, Kebutuhan 5 Juta di...

Ketika Seorang Ayah Bekerja Sebulan Penuh, tetapi Tetap Tak...

813


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved