Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Gabah Dilarang Keluar, Tapi Mengapa Masih Bisa Keluar?
Lampungpro.co, 04-Sep-2026

Admin 307

Share

Pimpinan Media Muhammad Asyihin. Lampungpro.co/doc

Ada harga gabah yang naik tinggi karena kekuatan pasar. Ada harga beras yang juga bergerak naik. Lalu di tengah kedua harga tersebut, ada penggilingan yang harus membeli bahan baku, mengeluarkan biaya pengeringan, penyusutan, penggilingan, tenaga kerja, listrik, kemasan dan distribusi, tetapi pada saat yang sama harus memperhatikan batas harga jual beras.

Di sinilah persoalan penggilingan lokal perlu dibicarakan secara serius.

Apakah kebijakan pelarangan gabah keluar Lampung benar-benar membuat penggilingan lokal menjadi lebih kuat?

Pertanyaan ini penting karena penggilingan lokal juga terikat komitmen untuk tidak menjual gabah keluar Lampung.

Artinya, ketika petani memiliki pilihan pembeli yang berani membayar lebih tinggi, penggilingan lokal berada dalam posisi yang tidak sederhana. Mereka harus membeli gabah dengan harga yang mampu bersaing, tetapi kemudian menghadapi keterbatasan dalam menjual beras pada harga yang sesuai dengan kenaikan biaya bahan baku dan biaya produksi.

Sementara pembeli dari luar Lampung datang dengan kalkulasi pasar mereka sendiri.

Maka jangan hanya bertanya:

1 2 3 4 5 6 7

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved