Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Ingin Panen Bawang Merah Berlimpah? Begini Saran Petrokimia Gresik
Lampungpro.co, 12-Jan-2019

Amiruddin Sormin 5656

Share

REJANG LEBONG (Lampungpro.com): PT Petrokimia Gresik (PG) menawarkan solusi peningkatan produktivitas pertanian, mulai produk pembenahan tanah, pupuk, hingga pengendalian hama. Di bidang hortikultura, khususnya budidaya bawang merah PG menawarkan pemupukan berimbang.

Pemupukan berimbang rekomendasi PG untuk bawang merah yaitu 800 kg pupuk organik Petroganik, 500 kg NPK Phonska Plus, dan 300 kg pupuk ZA. Kami ingin memberikan solusi kepada petani agar produktivitas pertanian tinggi, sehingga kesejahteraan pun meningkat, kata Direktur Utama PG, Rahmad Pribadi, saat menemui petani di salah satu sentra hortikultura terbesar di Sumatera bagian selatan, yaitu di Desa Sambirejo, Kecaman Selepu Rejang, Rejang Lebong, Bengkulu, Kamis (10/1/2019).

Kunjungan ini merupakan persiapan menjelang panen raya bawang merah di lahan seluas 700 m2 milik kelompok tani Loh Jinawi. Menurut Rahmad pengawalan teknologi pertanian yang tepat, termasuk penggunaan pupuk berkualitas, akan menciptakan hasil pertanian yang berkualitas.

Terkait NPK Phonska Plus, Rahmad menyebutkan produk nonsubsidi ini akan semakin gencar dipromosikan sebagai bagian dari strategi transformasi bisnis perusahaan. Mengingat saat ini wacana pengalihan subsidi pupuk semakin kuat.

Sejak pertama diluncurkan akhir 2016, NPK Phonska Plus mencatat realisasi penjualan yang cukup baik. Pada 2017 penjualan tercatat sebesar 49 ribu ton dan pada tahun 2018 sebesar 50 ribu ton. Untuk itu pada tahun 2019 kami menargetkan penjualan sebesar 70 ribu ton dan kami sangat optimis target ini akan tercapai, ujar Rahmad.

Sasaran utama pemasaran NPK Phonska plus, adalah wilayah yang memiliki serapan pupuk NPK tinggi atau belum tercakup dalam skema pupuk bersubsidi. Wilayah tersebut adalah sentra pertanian di beberapa kabupaten dari sejumlah provinsi, seperti Sumatera Utara, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan, kata Rahmad.

Menurut Edy, petani bawang setempat, dia menggunakan NPK Phonska Plus dalam satu tahun terakhir. Hasilnya, jauh lebih baik daripada sebelumnya. Hasil buahnya jadi lebih bagus, lebih besar, dan bisa panen lebih cepat 10 hari, ujar Edy. (PRO1)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16755


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved