Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Sekjen UNWTO Taleb Rifai Kagumi Cara Menpar Mendigitalisasi Industri
Lampungpro.co, 27-Apr-2017

975

Share

Semua menjadi sangat murah, mudah dan cepat, karena terjadi sharing. Satu platform digunakan beramai-ramai, sehingga harga per satuannya menjadi sangat ekonomis. "Digital lifetyle tidak bisa dilawan, tidak bisa dihindari, kalau kita tidak menggunakannya juga, kita yang akan tergilas mati," ujar Mantan Dirut PT Telkom yang selama kariernya bergerak di teknologi komunikasi itu.

Kata-kata Arief Yahya itu rupanya sudah terjadi di Eropa. Arsitek lulusan University of Cairo (1973), lalu master di Illinois Institute of Technology Chicago dan gelar PhD dari Pennsylvania University itu rupanya sedang "loading" dengan data dan angka yang mengkonfirmasi statmen Arief Yahya.

Industri perhotelan mengeluhkan hadirnya online travel agent, yang mempengaruhi stabilitas harga. Dia menyebut nama aplikasi yang membuat penyedia jasa akomodasi konvensional atau hotelier merasa terganggu. Mereka menyebutnya "unregistered accomodation".

Karena murah, mudah, online, mereka sangat cepat berbiak di Eropa. Di Barcelona Spanyol, naik dari 18 persen menjadi 75 persen di Paris juga sudah 62 persen. Giliran Taleb yang belajar dari konsep besar Arief Yahya dengan solusi digital atau persoalan digital effect itu.

Ini point kedua, yang dijelaskan Arief Yahya ke Taleb Rifai yakni soal homestay desa wisata, yang sedang dibangun Kemenpar bersama Kemen PUPR, Kemendes dan BUMN

"Kami menggunakan istilah homestay desa wisata, yang kelak satu paket. Ada 74 ribu desa di Indonesia, yang akan diarahkan menjadi atraksi budaya tersendiri di destinasi wisata. Mereka akan di digitalisasi, dibina hospitality-nya, dibuatkan platform selling nya dan Indonesia akan punya destinasi budaya terbesar di dunia," kata Arief.

Maka dari itu, Taleb Rifai setuju jika Indonesia dijadikan "Pilot Project" sekaligus menjadi model penanganan yang benar terhadap Digital Platform Services, agar tidak terhadi konflik seperti yang terjadi di grab dan gojek di transportasi.

1 2 3

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16354


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved