Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Sekjen UNWTO Taleb Rifai Kagumi Cara Menpar Mendigitalisasi Industri
Lampungpro.co, 27-Apr-2017

975

Share

Ada rumus baru yang disampaikan Arief Yahya, terkait dengan digital lifestyle yang merebak seperti "makhluk angkasa luar" itu. "Yakni filosofi service excellent. Kalau tidak diimbangi dengan itu, juga tidak akan sustainable," kata dia.

Menpar RI dan Sekjen UNWTO setuju jika penggunaan teknologi Digital sudah tak terelakkan lagi. Pariwisata sebagai bagian dari Service Industry pun juga wajib mempunyai filosofi "Cheaper Easier Faster". Digital teknologi dapat memenuhi kebutuhan tersebut.

Point ketiga, soal Visa Fasilitation, yang menaikkan jumlah wisman tahun 2016, sebesar 20 persen. Menpar Arief melaporkan dari 169 negara visa free itu akan dikurangi 49 negara, yakni mereka yang jumlah wismannya di bawah 100 orang. "Mereka akan diubah statusnya menjadi Vosa on Arrival," katanya.

Di point ini, Sekjen UNWTO Taleb Rifai menyarankan pola Electronic Visa. "Yang menjadi problem bukan biaya visa USD 20 sampai USD 30. Tetapi orang harus datang ke Embassy, harus menunggu lama, harus mengisi aplikasi, wawancara dan lama tidak ada kepastian. Ini bisa diselesaikan dengan cara e-visa," ujarnya.

Satu tema lagi, yang belum sempat di up date ke UNWTO, yakni air connectivity. Satu dari tiga prioritas kerja Kemenpar. Kini Menpar Arief sedang gencar roadshow ke Airlines, Airports dan Authority (Airnav dan Kemenhub). "Intinya, kami undang semua airlines terbang direct flight ke Wonderful Indonesia," katanya.

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16354


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved