Asroni menegaskan, puskesmas merupakan garda terdepan dalam sistem pelayanan kesehatan.
Ketika lini pertama ini tidak diperkuat, maka dampaknya akan langsung dirasakan masyarakat, mulai dari antrean panjang hingga layanan yang tidak maksimal.
“Kesehatan adalah kebutuhan dasar. Kalau tenaga medis kurang, otomatis pelayanan tidak akan maksimal. Ini yang harus menjadi prioritas pemerintah,” tegas Asroni.
Tak hanya soal jumlah tenaga medis, Asroni juga menyoroti kebutuhan tenaga pendukung yang belum terpenuhi.
Hasil sidak, ujar Asroni, beberapa puskesmas diketahui belum memiliki tenaga konseling seperti psikolog, padahal kebutuhan layanan kesehatan mental terus meningkat.
Selain itu, untuk memenuhi standar pelayanan yang terintegrasi dengan BPJS Kesehatan, puskesmas juga dituntut memiliki tenaga fisioterapi. Namun faktanya, kebutuhan tersebut belum sepenuhnya terpenuhi.
“Ini bukan hanya soal dokter atau perawat. Kita juga butuh tenaga psikolog dan fisioterapis. Apalagi ini berkaitan dengan standar pelayanan BPJS,” ujar Asroni Paslah.
Berikan Komentar
Lampung Selatan
940
PLN
469
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia