Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

‎Perda Ada, Gabah Tetap Keluar: Siapa Sebenarnya yang Diuntungkan?
Lampungpro.co, 30-Aug-2026

Admin 322

Share

Pimpinan Media Muhammad Asyihin. Lampungpro.co/doc

‎‎Di titik inilah ruang gerak penggilingan menjadi persoalan yang patut dibicarakan lebih serius. Harga gabah di tingkat petani bergerak mengikuti kenyataan pasar. Tetapi ketika harga bahan baku naik, penggilingan tidak selalu memiliki keleluasaan yang sama untuk menaikkan harga produk akhirnya.

‎‎Maka penggilingan berada dalam situasi yang tidak mudah.

‎‎Membeli gabah terlalu murah, petani akan menjual kepada pembeli lain.

‎‎Membeli gabah terlalu mahal, biaya produksi meningkat dan keuntungan semakin menipis.

‎‎Tidak heran jika kemudian muncul sebuah pertanyaan besar: apakah penggilingan Lampung sedang diminta bersaing dalam pasar yang aturan mainnya tidak sepenuhnya sama?

‎‎Petani memiliki hak ekonomi untuk memilih pembeli.

‎‎Agen luar daerah memiliki modal dan jaringan untuk membeli.

‎‎Penggilingan Lampung memiliki biaya produksi yang harus ditanggung.

‎‎Sementara pemerintah memiliki tanggung jawab menjaga pasokan dan harga pangan.

‎‎Semua kepentingan itu bertemu dalam satu komoditas: gabah.

1 2 3 4 5 6 7 8 9

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved