Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

‎Perda Ada, Gabah Tetap Keluar: Siapa Sebenarnya yang Diuntungkan?
Lampungpro.co, 30-Aug-2026

Admin 326

Share

Pimpinan Media Muhammad Asyihin. Lampungpro.co/doc

‎‎Sebab ada sebuah paradoks yang tidak boleh diabaikan.

‎‎Kita ingin gabah tetap berada di Lampung agar nilai ekonominya dinikmati masyarakat Lampung. Tetapi jika dalam praktiknya sebagian gabah tetap keluar dan justru pihak yang memiliki jaringan perdagangan lebih kuat yang menikmati keuntungan terbesar, maka kita perlu bertanya: apakah tujuan awal kebijakan tersebut benar-benar telah tercapai?

‎‎Jangan sampai Lampung hanya menjadi tempat gabah ditanam, tetapi keuntungan terbesarnya justru berputar di tempat lain.

‎‎Jangan sampai petani menjual karena membutuhkan harga terbaik, agen datang karena melihat peluang keuntungan, sementara penggilingan Lampung hanya menjadi penonton karena tidak mampu bersaing mendapatkan bahan baku.

‎‎Kalau keadaan seperti ini terus berlangsung, maka yang perlu dibicarakan bukan hanya siapa yang membawa gabah keluar.

‎‎Tetapi juga mengapa sistem yang ada belum mampu membuat gabah Lampung lebih menarik untuk tetap diolah oleh pelaku usaha Lampung sendiri.

‎‎Mungkin sudah waktunya pendekatan kita berubah.

‎‎Bukan lagi semata-mata berpikir bagaimana cara melarang gabah keluar.

‎‎Tetapi mulai memikirkan bagaimana tata niaga gabah dan beras Lampung dibangun secara lebih realistis.

‎‎Jika Lampung memang memiliki surplus, apakah seluruh komoditas itu harus diperlakukan dengan cara yang sama?

1 2 3 4 5 6 7 8 9

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved