JAKARTA (Lampungpro.com): Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara meminta maaf atas kesulitan yang ditimbulkan dari penetapan kebijakan pembatasan akses media sosial. Terutama karena kebijakan ini menghambat para penggiat jual beli online di media sosial. "Saya mohon maaf, sementara tidak bisa gunakan fitur gambar, terutama (mereka yang) jualan online untuj memanfaatkan gambar di media sosial terkena dampaknya, saya turut prihatin," kata dia.
Sebelumnya, sejumlah pelaku jual beli online memprotes pembatasan media sosial yang dilakukan pemerintah. Mereka menganggap pembatasan media sosial dan layanan perpesanan instan ini mengganggu kelancaran kegiatan e-commerce. Namun Rudiantara menyebut, pembatasan secara masif ini perlu dilakukan. Sebab, pihaknya kesulitan jika mesti melakukan pemblokiran perorangan.
Lebih lanjut, Rudiantara menyebut pemulihan dilakukan jika situasi sudah kondusif. Ia menyebut komando soal situasi tersebut berdasarkan masukan dari pihak keamanan, seperti intelejen, TNI, dan Polri. Ia mengingatkan bahwa kebijakan ini diambil demi menjaga keutuhan negara. "Kalau sudah kondusif kita akan buka akan fungsikan kembali fitur-fitur, karena saya sendiripun merasakan dampak yang saya buat sendiri," jelas dia.(**/PRO2)
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
16353
EKBIS
8992
Bandar Lampung
6320
294
04-Apr-2025
252
04-Apr-2025
232
04-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia