Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Masuk Musim Hujan Aneka Penyakit ini Mengintai Anda, Begini Cara Pencegahannya
Lampungpro.co, 21-Dec-2019

Heflan Rekanza 549

Share

Ilustrasi terserang diare saat musim hujan | Ist/Lampungpro.co

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Musim hujan telah tiba. Di balik sejuk dan segarnya udara musim hujan, sederet penyakit mengintai Anda. Musim ini dikenal sebagai musim rawan penyakit. Betapa tidak, berbagai jenis bakteri dan virus berkembang biak dengan baik di musim ini. 

Pada saat yang sama, perubahan suhu pada lingkungan membuat daya tahan tubuh menurun. Tubuh dengan daya tahan lemah menjadi incaran empuk bakteri dan virus. Merangkum dari berbagai sumber, berikut sederet penyakit yang meradang di musim hujan. 

1. Diare 
Diare kerap menimpa masyarakat yang tinggal di kawasan rawan banjir. Kualitas kebersihan yang menurun saat musim hujan membuat bakteri penyebab diare berkembang dengan baik. Bakteri yang hidup dalam keadaan basah lebih mudah menyebar dan menular pada manusia. 

2. Hepatitis A 
Lingkungan yang kotor pada musim hujan jadi salah satu penyebab rawannya penularan hepatitis A. Hepatitis sendiri disebabkan oleh virus melalui konsumsi makanan yang terkontaminasi. Beberapa gejala hepatitis A yang perlu Anda ketahui di antaranya linu pada persendian, kehilangan nafsu makan, pusing, dan rasa tidak nyaman pada perut. 

3. Tipes 
Tipes disebabkan oleh bakteri Salmonella thypi atau Salmonella parathypi. Kedua bakteri itu umum ditemukan pada makanan atau minuman terkontaminasi akibat lingkungan yang kotor. Tubuh yang terserang tipes umumnya akan mengalami demam tinggi, sakit kepala, kehilangan nafsu makan, kelelahan, dan sakit pada bagian perut. Pada kasus tertentu, tipes juga menyebabkan ruam dan sembelit. 

4. Influenza 
Batuk dan pilek tentu bukan barang aneh lagi saat musim hujan meradang. Tingkat kelembapan yang rendah pada musim hujan membuat daya tahan virus lebih kuat untuk berkembang. Dalam kondisi daya tahan tubuh yang lemah, seseorang akan mudah terserang virus yang menular melalui udara. 

5. Kencing tikus 
Dalam medis, kencing tikus disebut juga dengan leptospirosis. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Leptospira interrogans. Penyakit ini menular melalui kontak kulit dengan tanah, air, atau tanaman yang terkontaminasi urine hewan yang terinfeksi. Selain tikus, beberapa hewan lain seperti sapi, babi, anjing, jenis reptil, dan hewan amfibi juga dapat menularkan lepsorpirosis. 

6. Demam berdarah dengue 
Genangan air saat musim hujan jadi tempat terbaik bagi nyamuk Aedes aegypti berkembang biak. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut DBD sebagai salah satu penyakit umum yang terjadi di negara-negara tropis dan sub-tropis seperti Indonesia. 

1 2 3

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16289


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved