Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Menpar Arief Minta Setiap Event Pariwisata di Daerah Harus Berstandar Global
Lampungpro.co, 27-Sep-2017

898

Share

Menteri Pariwisata Arief Yahya, Rakornas, Presiden Joko Widodo, pariwisata Indonesia, ASEAN

JAKARTA (Lampungpro.com)-Menteri Pariwisata Arief Yahya meminta pemerintah daerah yang berkomitmen dalam membangun kepariwisataan untuk dapat menaruh perhatian yang lebih dalam penyelenggaraan events di daerah. Semuanya harus dilakukan dengan standar yang baik agar dapat menjadi daya tarik wisatawan untuk datang dan berwisata.

Hal tersebut dikatakan Menteri Pariwisata Arief Yahya saat menyampaikan Keynote Speech di Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepariwisataan III tahun 2017 tentang "Calendar of Event 2018" yang mulai berlangsung hari ini, Selasa (26/9) di Assembly Hall Hotel Bidakara, Jakarta.

Dalam paparannya Menpar Arief Yahya memulai dari sektor pariwisata telah ditetapkan sebagai leading sector perekonomian nasional oleh Presiden Joko Widodo. Dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2018, ada tiga leading sector yang ditetapkan. Satu adalah pertanian karena Indonesia adalah negara agraris, nomor tiga perikanan dan nomor dua adalah pariwisata.

"Saya sering berdikusi dengan pak presiden, apa sebenarnya DNA bangsa ini? Lalu saya tulis dalam CEO Message saya, apa sebenarnya core industri bangsa ini? Yang bisa menjadi yang terbaik di regional dan global dan memberikan sumbangan terbesar bagi bangsa ini?, ujar Arief Yahya.

Apakah pertanian? Atau Manufacturing? Untuk hal tersebut ia bisa langsung menjawab. Di manufacturing misalnya, tidak ada satu negara pun yang bisa mengalahkan Cina di industri tersebut. Begitu juga dengan era informasi. Tidak ada satu negara pun yang bisa mengalahkan United States. Lima perusahaan terbaik dalam dunia informasi semuanya adalah American Based.

"Jadi tinggal di era keempat, yakni ekonomi kreatif dan pariwisata masuk di dalamnya. Saya katakan, ada kemungkinannya kita menjadi yang terbesar dan menjadi terbaik di regional maupun global," ujar Menpar Arief Yahya disambut gemuruh tepuk tangan seluruh pesarta yang hadir.

Karena itu ia menilai sangat aneh jika Badan Pusat Statistik tidak melakukan pengukuran sektor pariwisata terhadap sumbanganya terhadap PDB, devisa dan sumbangan tenaga kerja.

"Kalau pariwisata sudah ditetapkan sebagai leading sector, maka aneh sekali kalau BPS tidak mengukurnya," ujar Menpar.

1 2 3 4 5

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

17053


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved