Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Pemprov Lampung Perluas Tim Inisiatif Karbon Untuk Bidik Ekonomi Blue Green
Lampungpro.co, 17-Sep-2026

Febri 314

Share

Pemprov Lampung Saat Rakor | Lampungpro.co/Dok Kominfo

Ada pula konsep silvofishery yang menggabungkan konservasi ekosistem, dengan kegiatan budidaya seperti kepiting dan kerang serta pengembangan pariwisata.

Pemprov Lampung juga menyiapkan pemetaan potensi melalui lima koridor, di mana Koridor Lampung bagian barat antara lain diarahkan pada damar, kopi, agroforestri, hutan, dan daerah aliran sungai, sedangkan Pesawaran memiliki potensi mangrove, silvofishery, kepiting bakau dan wisata berbasis karbon. Pesisir Timur juga dinilai memiliki potensi blue carbon dan silvofishery.

Pengembangan karbon juga akan diintegrasikan dengan program prioritas Pemprov Lampung, termasuk Desaku Maju, serta agenda ekonomi biru dan ekonomi hijau. Salah satu gagasan yang dibahas adalah, pemanfaatan ruang terbuka hijau desa sebagai bagian dari pengembangan hutan desa yang dapat masuk dalam skema karbon.

Dari sisi kerja sama, Pemprov Lampung membuka peluang kolaborasi dengan pemerintah pusat, akademisi, masyarakat, lembaga non pemerintah dan pihak swasta.

Tim juga tengah menjajaki sinergi dengan proyek Satu Karsa Kementerian Kehutanan RI melalui Imperative Global Project, termasuk inventarisasi dan identifikasi potensi karbon di Tulang Bawang yang pada tahap awal mencakup sekitar 20.000 hektar.

Dalam pelaksanaannya, Pemprov Lampung menilai tata kelola dan registrasi menjadi bagian penting agar potensi yang sudah ada dapat masuk ke dalam skema perdagangan karbon sesuai regulasi.

Dengan perluasan tersebut, inisiatif karbon Lampung tidak hanya diarahkan pada konservasi hutan, tetapi menjadi bagian dari pengembangan ekonomi blue green.

1 2 3

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved