“Kami sudah berkoordinasi. Lahannya sedang disiapkan. Tinggal bagaimana komitmen pemerintah kota untuk memasukkan pembangunan ini sebagai prioritas,” kata Asroni Paslah.
Di tengah dorongan pembangunan infrastruktur, DPRD juga menyoroti beban biaya pendidikan yang masih dirasakan masyarakat, khususnya di tingkat SMP.
Asroni mendorong penghapusan pungutan uang komite sekolah yang selama ini menjadi keluhan orang tua siswa.
Menurutnya, jika pungutan tersebut dihapus, maka pemerintah harus hadir dengan skema pembiayaan alternatif agar operasional sekolah tetap berjalan optimal.
“Kalau komite dihapus, harus ada pengganti. Jangan sampai sekolah kekurangan anggaran operasional,” ujarnya.
Asroni menjelaskan, dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah pusat saat ini berkisar Rp1,3 juta per siswa per tahun. Sementara kebutuhan ideal operasional sekolah diperkirakan mencapai Rp2 juta per siswa per tahun.
Artinya, terdapat selisih yang harus ditanggung pemerintah daerah melalui skema Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA).
Berikan Komentar
Kominfo Lampung
407
Kominfo Lampung
397
212
21-Apr-2026
256
21-Apr-2026
299
21-Apr-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia