LAMPUNG TIMUR (Lampungpro.co) : Kesehatan pekerja menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga produktivitas di lingkungan industri. Selain kemampuan fisik dan keterampilan, kecukupan gizi, hidrasi, serta upaya mencegah kelelahan turut menentukan kondisi pekerja selama menjalankan aktivitas sehari-hari.
Kondisi tersebut menjadi perhatian tim dosen Politeknik Negeri Lampung (Polinela) yang memberikan edukasi mengenai gizi kerja kepada pekerja Muara Jaya Tapioka, Lampung Timur. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) tersebut mengangkat tema “Pemberdayaan Pekerja Industri Tapioka melalui Edukasi Gizi Kerja untuk Meningkatkan Kesehatan dan Produktivitas Kerja di Muara Jaya Tapioka.”
Tim pelaksana terdiri dari dr. Firdawati, M.K.M., Kiki Puspasari, S.KM., M.Si., Andra Vidyarini, S.Gz., M.Si., dan Nathasa Khalida Dalimunthe, S.Gz., M.Gz.
Sebanyak 15 pekerja mengikuti kegiatan yang dirancang dengan pendekatan partisipatif dan aplikatif. Materi tidak hanya membahas kebutuhan gizi selama bekerja, tetapi juga mencakup penyusunan menu bergizi seimbang, pentingnya memenuhi kebutuhan cairan, serta praktik peregangan sederhana.
Ketua tim, dr. Firdawati, mengatakan pemahaman mengenai gizi kerja perlu ditempatkan sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan pekerja secara menyeluruh.
“Pekerja membutuhkan pengetahuan yang praktis dan mudah diterapkan. Gizi kerja bukan hanya tentang apa yang dimakan, tetapi juga bagaimana memenuhi kebutuhan tubuh selama bekerja, menjaga hidrasi, dan mencegah kelelahan agar kesehatan dan produktivitas tetap terjaga,” ujar dr. Firdawati.
Menurutnya, edukasi kesehatan akan lebih mudah diterapkan apabila materi dikaitkan langsung dengan aktivitas yang dijalani pekerja setiap hari. Karena itu, kegiatan tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi dilengkapi dengan pendampingan dan praktik.
Dampak edukasi kemudian diukur melalui pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah mengikuti rangkaian kegiatan.
Rata-rata skor peserta meningkat dari 8,40 pada pre-test menjadi 10,00 pada post-test. Dengan demikian, terjadi peningkatan sebesar 1,60 poin atau sekitar 19,05 persen dari skor awal.
Dari 15 peserta, sebanyak tujuh orang atau 46,7 persen mengalami peningkatan skor, sedangkan delapan peserta lainnya atau 53,3 persen mampu mempertahankan skor maksimal. Pada post-test, seluruh peserta atau 100 persen mencapai skor maksimal dan tidak ditemukan peserta yang mengalami penurunan skor.
Dosen Polinela, Andra Vidyarini, mengatakan peningkatan pengetahuan tersebut menjadi langkah awal untuk membangun kesadaran pekerja mengenai pentingnya menjaga kesehatan melalui kebiasaan sehari-hari.
“Peningkatan pengetahuan merupakan langkah awal yang penting. Tantangan berikutnya adalah bagaimana pengetahuan tersebut dapat berubah menjadi kebiasaan, misalnya memilih makanan yang lebih seimbang, mencukupi kebutuhan cairan, dan memperhatikan kondisi tubuh selama bekerja,” jelas Andra.
Dalam kegiatan tersebut, pekerja juga mendapatkan pendampingan untuk memahami penyusunan menu bergizi seimbang. Pendekatan ini diarahkan agar pekerja dapat memilih makanan yang mampu memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi selama menjalankan aktivitas kerja.
Aspek hidrasi turut menjadi perhatian. Pekerja diberikan pemahaman mengenai pentingnya mencukupi kebutuhan cairan, terutama ketika menjalankan aktivitas yang membutuhkan tenaga dan berada dalam kondisi lingkungan kerja yang dapat meningkatkan kehilangan cairan.
Kiki Puspasari menilai pesan kesehatan di lingkungan kerja perlu disampaikan secara sederhana dan sesuai dengan kondisi nyata yang dihadapi pekerja.
“Pesan kesehatan akan lebih bermakna ketika pekerja dapat langsung menghubungkannya dengan aktivitas mereka. Karena itu, edukasi gizi kerja perlu menggunakan pendekatan yang praktis, komunikatif, dan sesuai dengan kondisi nyata di tempat kerja,” ungkap Kiki.

Selain gizi dan hidrasi, tim Polinela juga mengenalkan praktik peregangan sederhana. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membantu pekerja memperhatikan kondisi tubuh dan mengurangi risiko kelelahan selama menjalankan aktivitas kerja.
Nathasa Khalida Dalimunthe menjelaskan, menjaga kesehatan pekerja tidak selalu membutuhkan langkah yang rumit. Kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat menjadi bagian dari perilaku hidup sehat di tempat kerja.
“Pencegahan kelelahan tidak selalu membutuhkan kegiatan yang kompleks. Kebiasaan sederhana seperti memperhatikan asupan, menjaga hidrasi, melakukan peregangan, dan memberikan kesempatan tubuh untuk beristirahat dapat menjadi bagian dari perilaku sehat di tempat kerja,” tuturnya.
Tim dosen Polinela menilai hasil evaluasi menunjukkan edukasi gizi kerja dapat meningkatkan sekaligus mempertahankan pengetahuan peserta pada tingkat optimal. Namun, peningkatan pengetahuan tersebut perlu diikuti dengan pembiasaan agar dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Ke depan, edukasi diharapkan dapat berkembang menjadi pembiasaan perilaku hidup sehat, mulai dari pemilihan makanan, kecukupan cairan, aktivitas fisik, hingga perhatian terhadap kondisi tubuh selama bekerja. Aspek tersebut juga dapat diintegrasikan dengan penerapan kesehatan dan keselamatan kerja (K3).
Menurut tim pelaksana, keberhasilan program pengabdian tidak hanya diukur dari hasil evaluasi setelah kegiatan, tetapi juga dari kemampuan pekerja menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam aktivitas sehari-hari.
Pekerja diharapkan mampu menjaga kondisi tubuh secara lebih mandiri sehingga kesehatan tidak hanya menjadi perhatian ketika mengalami gangguan. Dengan pekerja yang sehat dan memiliki pemahaman mengenai kebutuhan gizi, hidrasi, serta pencegahan kelelahan, lingkungan kerja diharapkan dapat berkembang menjadi tempat yang lebih mendukung kesehatan dan produktivitas. (***)
Berikan Komentar
Mengapa pembeli dari luar Lampung mampu menawarkan harga gabah...
7780
Kominfo Balam
739
Kominfo Balam
702
333
17-Sep-2026
298
17-Sep-2026
334
17-Sep-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia